Yusuf Ma’sum Terpilih Jadi Direktur Perusda Pasir Putih Baru

Suasana laut Pasir Putih yang tenang menjadi dayak tarik para wisatawan domestik dan dunia. Saat ini Perusda Pasir Putih memiliki Direktur baru usai seleksi. [sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto akhirnya tuntas menggelar pemilihan dan seleksi Direktur Perusda Pasir Putih yang baru setelah serangkaian tahapan di lalui. Ini setelah salah satu kandidat yang mengikuti tes wawancara yakni Yasin Ma’sum menyisihkan calon lain Ahsan Okta Hidayat. Terpilihnya Yasin Ma’sum menjadi orang nomor satu di jajaran Perusda milik Pemkab Situbondo itu setelah memperoleh nilai akumulasi tertinggi.
Data yang berhasil dihimpun Bhirawa menyebutkan, Yasin Ma’sum merupakan putra daerah Situbondo. Yasin Ma’sum memiliki pengalaman bekerja di luar daerah di salah satu perusahaan Asing. Selanjutnya, Bupati Dadang akan mengajukan Yasin Ma’sum ke DPRD Situbondo guna mendapatkan masukan.
Seperti diketahui, sebelumnya ada dua kandidat direktur Pasir Putih yang dinyatakan lulus uji kompetensi dan kelayakan serta tes wawancara. Yaitu Yaasin Ma’sum asal Situbondo dan Ahsan Okta Hidayat, asal Kabupaten Jember.
Menurut Bupati Dadang Wigiarto, proses seleksi Direktur Perusda Pasir Putih dilakukan secara terbuka. Ada beberapa kriteria penilaian yang dibuka secara ketat dan berjenjang untuk memilih satu nama menjadi Direktur Pasir Putih.
Dari awal hingga akhir proses tahapan seleksi, ungkap Bupati Dadang, sosok Yasin Ma’sum selalu mendapatkan nilai tertinggi. “Bahkan khusus tes psikologi hingga wawancara, dia (Yasin ma’sum) mampu mendulang tertinggi,” kupas Bupati Dadang.
Masih kata Bupati Dadang, untuk proses selanjutnya tim eksekutif hanya tinggal menunggu masukan dari DPRD. Setelah itu, ungkap Bupati Dadang, dirinya akan segera melantik Yasin Ma’sum menjadi Direktur Pasir Putih yang baru, menggantikan Direktur sebelumnya Daniel Maulana.
Dadang menambahkan, saat ini Pemkab Situbondo membutuhkan tangan kreatif untuk mengembangkan wisata pasir putih. “Ini karena wisata Pasir Putih sudah punya nama dan harus dikelola secara profesional. Sehingga kedepan akan tetap menjadi ikon wisata kebanggaan bagi warga Situbondo,” pungkas Bupati Dadang. [awi]

Tags: