YDSF Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Lomba Menggambar

Anak-anak berkebutuhan khusus saat mengikuti kegiatan di Kantor Perpustakaan Kota Malang Selasa 23/7 kemarin.

Malang, Bhirawa
Yayasan Dana Sosial Alfalah (YDSF) Malang, mengajak 60 anak berkebutuhan khusus untuk mengikuti lomba menggambar, di Perpustakaan dan Arsip Kota Malang, Selasa (23/7) kemarin.
Anak-anak setingkat SD yang selama ini menempuh pendidikan formal di sejumlah sekolah disabilitas di Malang Raya ini semangat untuk mengikuti event lomba mewarnai dan mendongeng.
Kegiatan ini, bertujuan, untuk menggali potensi anak-anak berkebutuhan khusus, sekaligus juga digelar untuk mewarnai peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019.
“Kita mengajak anak-anak disabilitas untuk mengikuti kegiatan ini karena kita percaya mereka punya kemampuan yang sama dengan anak-anak lain pada umumnya. Mereka juga punya bakat dan kemampuan,” kata Anggi panitia penyelenggara kegiatan.
Menurutnya, meski dengan keterbatasan, anak-anak disabilitas bisa menghasilkan karya seni yang bagus. Bahkan karya mereka di atas media talenan ini mendapatkan apresiasi dari para juri, yakni Direktur YDSF Agung Wicaksono, dan pelukis kaki asal Malang Sadikin Pardi.
“Juri-juri sangat senang melihat karya anak-anak ini,” tutur Anggi.
Anggi yang juga merupakan Manager Operasional YDSF ini mengungkapkan, lomba-lomba untuk memperingati Hari Anak ini sengaja bernunsa seni. Sebab seni adalah salah satu bidang pendidikan dimana anak-anak bisa belajar, bermain, berkarya.
“Lewat mewarnai, anak-anak bisa mengekspresikan dirinya,” imbuhnya.
Salah satu orang tua siswa, Vidya menilai, kegiatan tersebut memiliki dampak yang positif untuk perkembangan anak-anak disabilitas. Bahkan ia berharap agar kegiatan serupa bisa digelar rutin setiap tahun.
“Manfaatnya sangat positif, karena dapat menggali potensi anak-anak disabilitas agar mereka bisa bersaing, dan menunjukan jati dirinya, ini sangat bagus untuk memotivasi mereka untuk menunjukan kemampuannya,”ujarnya.
Vidya yang memiliki anak berkebutuhan khusus tuna daksa mengakui, anaknya memang sempat kesulitas ketika berpartisipasi dalam lomba mewarnai. Namun keterbatasan tidak menyurutkan semangat putrinya mengekspresikan bakat seni. “Ya kesulitan, apalagi dia mudah lelah. Tetapi anak saya tetap semangat ikut lomba,” tandasnya. [mut]

Tags: