Yang Unik dari Pelepasan Siswa Kelas XII SMKN 3 Bondowoso

Siswa kelas XII SMKN 3 Bondowoso melakukan basuh kaki orang tua saat mengikuti proses pelepasan dan serah terima, Jumat (3/5). [sawawi]

Ciptakan Siswa Religius dengan Lestarikan Sungkeman dan Basuh Kaki Orang Tua
Kabupaten Bondowoso, Bhirawa
Jarang ada sekolah kejuruan yang pandai melakukan strategi dalam memajukan sebuah lembaga pendidikan seperti yang dilakukan keluarga besar SMKN 3 Bondowoso. Selain piawai menjalin kerjasama dengan perusahaan besar di Tanah Air, sekolah yang kini dipimpin Dr Umar Said MPd itu, intens melestarikan kegiatan keagamaan (religius). Seperti apa keistimewaannya ?.
Adalah SMKN 3 Bondowoso mengajak siswa, orang tua murid, pendidik dan tenaga kependidikan serta pengurus komite sekolah menggelar prosesi pelepasan dan serah terima kelas XII tahun ajaran 2018/2019 dengan sungkeman. Tak hanya itu, para siswa tingkat akhir di SMKN 3 Bondowoso itu juga diajak membasuh kaki orang tua disela-sela prosesi perpisahan.
Saat itu, ratusan siswa kelas XII SMKN 3 Bondowoso berkumpul menuju auditorium Hotel Grand Padis Bondowoso. Hotel yang penuh dengan ornamen lukisan nan indah itu berdiri sebuah panggung untuk acara pelepasan siswa XII SMKN 3 Bondowoso. Satu persatu acara diikuti ratusan siswa yang selalu diadakan menjelang masa pendidikan tersebut.
Usai mendengarkan pengarahan dari Kepala SMKN 3 Bondowoso Dr Umar Said, setiap siswa diminta untuk duduk di depan kursi yang ditempati para orang tua murid. “Ini (kegiatan keagamaan) sebagai bagian dari kegiatan penting yang harus diikuti setiap siswa yang lulus,” tutur Umar Said.
Kata Umar Said, semua siswa kelas XII sebelumnya telah mengikuti arahan dari pembawa acara. Setelah melakukan sungkeman kepada kasek dan semua pendidik, siswa diminta untuk membasuh kaki orang tua dengan air yang sudah disediakan. Setelah membasuh kaki, para siswa diminta untuk meminta doa kepada orang tua agar cita cita dan keinginan cepat terwujud. Suasana semakin haru saat para orang tua tak kuasa menahan tangis saat anak anak mereka memeluk usai membasuh kaki. “Kegiatan ini khusus dilakukan bagi siswa kelas XII yang akan meninggalkan sekolah,” tutur Umar Said.
Masih menurut Umar Said, agar kegiatan tahunan ini memiliki multi manfaat, SMKN 3 Bondowoso sengaja mendesain sebuah acara yang berbeda dengan sekolah lainnya. Umar menambahkan, jika sekolah SMK itu menitikberatkan pada peningkatan dan penguasaan keterampilan kepada siswa siswinya sudah jamah dilakukan sebuah lembaga pendidikan. Namun ini, urai Umar Said, sebuah kegiatan ini sangat berbeda karena mengandung unsur religius dan karakter.
“Kami sangat meyakini dengan melaksanakan kegiatan ini akan tercipta suatu hubungan yang baik antara orang tua, siswa, pendidik dan tenaga kependidikan dalam menuntaskan pendidikan anak didik,” tandas Umar Said.
Umar Said menambahkan melestarikan sungkeman dan basuh kaki kepada orang tua yang dilakukan para siswa pada prosesi pelepasan sangat tepat. Ini karena, menurut Umar Said, dengan metode pendidikan itu jalinan ikatan batin antara orang tua dan anak akan semakin akrab dan amanah.
“Dari kegiatan sungkeman dan basuh kaki orang tua ini juga mengandung rasa hormat, taat patuh serta sebagai representasi rasa bakti kepada orang tua. Makanya ini kami jalankan kepada siswa kelas XII di SMKN 3 Bondowoso,” tutur Umar Said.
Kegiatan pelepasan siswa kelas XII di SMK Negeri 3 Bondowoso tahun ini sengaja mengajak siswa kelas XII menjadi sosok yang pandai berwiraswasta dan menggali pekerjaan secara mandiri dengan disertai dengan sikap dan jiwa religius yang tinggi kepada Sang Ilahi, orang tua, negara dan bangsa serta bagi masyarakat. “Kami (SMK Negeri 3 Bondowoso) memang sejak awal akan menanamkan jiwa yang berakhlakul karimah kepada siswa selama menimba ilmu di sini. Sehingga kedepan para siswa menjadi penerus bangsa yang disiplin serta tangguh serta selalu mengedepankan agama,” ungkap Umar Said.
Umar menerangkan serangkaian kegiatan tersebut selain dapat memberikan kesan yang penuh warna-warni, juga dapat menyimpan kenangan yang mendalam dan bahkan mengharu biru bagi banyak pihak. Mulai kalangan panitia pelepasan, siswa baru, orang tua siswa dan keluarga besar SMK Negeri 3 Bondowoso juga ikut terinspirasi dari kegiatan positif tersebut.
Yang pasti, terang Umar Said, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sistem pembelajaran yang baik bagi siswa. “Kegiatan ini juga untuk melatih dan membentuk karakter yang religius kepada siswa,” beber Umar Said.
Event dengan ikon graduation and farewell party bagi siswa Kelas XII di sekolah techno entrepreneur 2019 itu menjadi momen yang berkesan karena mengajak siswa dengan acara sungkeman dan basuh kaki kepada orang tua. Sungkeman dan basuh kaki ini, urai Umar Said, sebagai wujud rasa bakti dan terima kasih anak kepada orang tua yang telah mendidik dan membesarkan mereka.
“Masa pelepasan bukan masa pendidikan akhir bagi siswa karena siswa masih akan menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Perjalanan juga masih panjang, karena siswa yang ingin berwirausaha bisa didukung wadah Incubator Entrepreneur SMK 3 Bondowoso. Sebaliknya siswa yang ingin bekerja bisa difasilitasi BKK SMK 3 atau yang ingin melanjutkan kuliah bisa difasilitasi program bidik misi,” beber Umar Said.
Sementara itu salah satu pendidik SMKN 3 Bondowoso, Dany Mayang ST, menimpali kegiatan sungkeman dan basuh kaki ini telah menjadi ikon kegiatan penting di SMK Negeri 3 Bondowoso sejak kepemimpinan Dr Umar Said MPd. Metode pendidikan itu diyakini sangat ampuh untuk menjalin ikatan batin antara orang tua dan anak saat menjalankan kegiatan pendidikan di sekolah sehingga menjadikan anak semakin Istiqomah.
“Kegiatan sungkeman dan basuh kaki ini akan dapat memberikan dampak positif yang luar biasa bagi siswa SMK Negeri 3 Bondowoso. Sebab didalam kegiatan itu banyak kegiatan keagamaan. Dengan sungkeman dan membasuh kedua kaki orang tua, insya Allah semua cita cita dan keinginan siswa SMKN 3 Bondowoso bisa terwujud dengan baik,” urai Dany Mayang.
Masih kata Dany Mayang, purna siswa dari SMKN 3 Bondowoso bukan berarti akhir dari semua impian dan cita-cita siswa dalam menatap masa depan yang lebih cerah. Bahkan, akunya, jalan siswa masih panjang dan luas terbentang untuk mewujudkan segala asa dan cita cita mulia semua siswa kelas XII yang mengikuti prosesi pelepasan dan serah terima.
“Selamat jalan anak-anakku semoga kesuksesan bisa cepat diraih di masa yang akan datang. Doa-doa terbaik semua guru selalu menyertai langkah-langkah anak anak semua. Sukses itu tampak saat ilmunya bisa bermanfaat bagi orang tua, masyarakat dan bangsa negara. Mari hapus kesedihan dengan memberikan pancaran sinar kebahagiaan bagi sesama,” pungkasnya. [sawawi]

Tags: