Yang Unik dari Pagelaran Situbondo Festival Retro III 2019

Usung Tema ‘Kembali Muda Dimasa Lalu’ dengan Sajian Serba Tempoe Doeloe
Kabupaten Situbondo, Bhirawa
Masyarakat Situbondo baru saja dimanjakan dengan aneka hiburan serba temo dulu. Ya, Polres Situbondo bersama Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Situbondo mengadakan pagelaran Situbondo Festival Retro III Tahun 2019 pada 25-27 Oktober 2019. Seperti apa kemeriannya ?.
Pada Jumat (25/10) malam, mulai pukul 19.00, ribuan masyarakat tumplek blek mendatangi sebuah kawasan di Jalan Irian Jaya. Kawasan ini di kanan kirinya dikenal sebagai pusat pertokoan yang menjajakan aneka barang souvenir. Mulai baju, sepatu, pernak pernik kebutuhan rumah tangga dan barang unik yang lain disediakan oleh pedagang.
Panitia menilai kawasan ini sangat cocok untuk pagelaran Situbondo Retro Festival III tahun 2019. Ajang pajangan aneka kreatif didesain masa lalu itu selain dijubeli masyarakat juga banyak menyuguhkan aneka menu makanan minuman, seni budaya serta pakaian serba kuno.
Rani salah satu pengunjung mengaku senang dengan adanya pagelaran Situbondo Retro Festival III 2019. Selain bisa menikmati aneka hiburan bernuansa tempoe doeloe, ajang pagelaran tersebut bisa mengingatkan sejumlah kenangan manis saat puluhan masa silam.
Di mata Rani, pegelaran Situbondo Retro Festival, layak menjadi agenda rutin karena bisa memberikan hiburan yang disenangi oleh masyarakat. “Saya mengunjungi pagelaran ini bersama keluarga. Anak dan suami serta keponakan semua ikut berkunjung,” papar Rani, yang ikut berpakaian khas jaman tempoe doeloe.
Rani menambahkan, selain dapat melihat aneka tontonan hiburan secara gratis, masyarakat juga bisa mencicipi aneka makanan dan minuman yang menjadi kesukaaan masyarakat jaman dahulu kala. Mulai jajanan dari bahan baku beras, ketan dan serba bahan gula juga tersedia makanan yang beraroma khas masyarakat Situbondo.
Seperti tajin palappa (bubur berbumbu), nasi karak (nasi dengan campuran kelapa dan bumbu merah) serta masakan khas lain tersedia di stand ajang Situbondo Retro Festival III 2019. “Kami sangat terhibur. Ini juga banyak menyedot animo wisatawan baru,” aku Rani.
Sementara itu sebagai penyelenggara Situbondo Retro Festival, Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariyono ikut hadir bersama Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dan jajaran Forkopimda. Termasuk Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Situbondo, Sofwan Hadi ikut hadir bersama gabungan berbagai komunitas peserta Situbondo Retro Festival III tahun 2019.
Event Situbondo Retro Festival III tahun 2019 ini, kata Kapolres Awan, berlangsung selama 3 hari di kawasan Jalan Irian Jaya Situbondo. “Tahun ini kami mengambil tema “Kembali Muda Dimasa Lalu”. Dalam event ini kami juga mengadakan lomba fotografi, fashion, stand terbaik dan kostum pengunjung terbaik,” tutur Kapolres Awan.
Mantan Kasat Sabhara Mapolresta Surabaya itu menambahkan, dirinya patut berterima kasih kepada Bupati Situbondo dan seluruh panitia yang terlibat pada Festival Retro III tahun 2019. Kapolres Awan juga mengaku mengapresiasi keterlibatan berbagai komunitas yang mengikuti Situbondo Festival Retro tahun ini. “Dalam momentum Situbondo Festival Retro III tahun 2019 ini, selalu diadakan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober,” aku Kapolres Awan.
Dimata Kapolres Awan, momen peringatan sumpah pemuda merupakan cikal bakal tonggak sejarah lahirnya bangsa Indonesia. Pada tanggal 28 Oktober 1928 itu pula, tegasnya, mulai dari Sabang sampai Merauke seluruh pemuda berkumpul di Jakarta untuk menyatukan tekad dan persepsi bahwa Indonesia harus merdeka. “Kala itu seluruh pemuda di Tanah Air menyatukan tekad, satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa,” terang Kapolres Awan.
Pada momen terbaik ini, Kapolres Awan berharap kegiatan Situbondo Retro Festival menjadi pengikat semua kalangan di Kota Bumi Salawat Nariyah ini untuk selalu bersatu. Tak cukup itu, ujar Kapolres Awan, dirinya juga meminta seluruh elemen dan komponen warga yang ada di Kabupaten Situbondo untuk lebih memahami tentang nilai-nilai persatuan bangsa. “Sehingga bisa menangkal segala tantangan dan hambatan demi membangun daerah Situbondo dalam persaingan dengan daerah-daerah lain di Tanah Air,” pungkas Kapolres Awan.
Lebih jauh Kapolres Awan menuturkan, Situbondo Retro Festival pertama kali digelar tahun 2017 lalu dengan tema “Retro Situbondo Tempoe Doeloe”. Ajang pagelaran ini diadakan selain bertujuan untuk menghargai sejarah juga untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebhinekaan bangsa Indonesia.
Kegiatan pertama hingga ketiga, menurut Kapolres Awan, selalu diadakan di Jalan Irian Jaya Situbondo-yang notabene sebagai kawasan yang cocok untuk ekspresi kawula muda. “Pada kegiatan Festival Retro II tahun 2018 lalu, berbagai suku, etnis dan agama semua bersatu dalam satu event. Kala itu menampilkan potret sejarah masa tahun 60 hingga 80-an. “Khusus pagelaran Festival Retro ke-II berlangsung di Jalan Kartini Situbondo,” ingat Kapolres Awan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Situbondo, Sofwan Hadi menargetkan pagelaran Situbondo Festival Retro terus terselenggara setiap tahunnya. Hanya saja, aku mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Situbondo, setiap tahun akan dibuat tema yang berbeda. “Ajang Situbondo Retro Festival bertujuan untuk menghargai sejarah dan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme serta kebhinekaan bangsa Indonesia. Kegiatan ini akan terus kami kaji dan di evaluasi agar setiap tahunnya terus mengalami peningkatan,” pungkas mantan Asisten II Setdakab Situbondo itu. [sawawi]

Tags: