Warga Inggris Meriahkan Agustusan di SD Mudipat

Ms Hamidah Akhtar Najib dan Mr Junaid Choudhry bersama enam rekannya turut serta memeriahkan berbagai lomba 17 Agustusan di SD Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya. [trie diana]

Surabaya, Bhirawa
Ada yang berbeda pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI atau Hari Kemerdekaan RI ke 74 tahun 2019, Kamis (8/8) kemarin. Sebab delapan tamu pekerja social asal Negara Inggris yang berkunjung di SD Muhammadiyah 4 (SD Mudipat) Pucang, Surabaya, turut memeriahkan dan ikut lomba tarik tambang dan futsal dengan mengenakan sarung.
Ke delapan tamu asal The UK, Inggris itu Ms Hamidah Akhtar Najib, Mr Junaid Choudhry, Mr Usmah Hanif, Mr Aqim Jaffary, Mr Saiful Arsyad dan Idris dan Ms Arif. Ke delapan tamu ini merupakan pekerja sosial di negaranya dengan beragam profesi, diantaranya ada yang berprofesi sebagai guru, dokter, insinyur, wiraswastawan, pekerja bank dan profesi lainnya.
Menurut Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya, Ustadz Syaikhul Islam, kedatangan tamu asal Negara Inggris selama dua hari ini untuk ikut menyemarakkan peringatan 17 Agustusan bersama para siswa dan guru. Para pekerja sosial yang diantaranya Ms Hamidah Akhtar Najib dan Mr Junaid Choudhry ini untuk ikut menyemarakkan dengan ikut berlomba dan bertanding dengan para siswa. Diantaranya, ikut berlomba tarik tambang melawan para siswa, dan ikut lomba futsal dengan mengenakan sarung.
“Mereka itu social worker atau komunitas yang berhimpun dalam pekerja sosial di negaranya, dan kedatangannya selama dua hari di SD Muhammadiyah 4 ini untuk ikut menyemarakkan peringatan 17 Agustusan. Ya mereka turut berpartisipasi dengan ikut lomba tarik tambang dan futsal dengan mengenakan sarung,” ujar Ustadz Icool-sapaan akrab Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya. Selain berpartisipasi dalam berbagai perlombaan, ke delapan tamu yang semuanya Umat Muslim dan keturunan Pakistan itu juga menggelar diskusi dengan para siswa. Diskusi dengan para siswa ini sebagai sarana untuk memfasilitasi agar berkomunikasi dengan para native speaker secara langsung. Sebab di SD Muhammadiyah juga ada Kelas Internasional dan Program CIP (Cambriade International Program) untuk siswa kelas I, II dan III, sedangkan Program ICP (International Class Program) untuk siswa kelas IV, V dan VI.
Ustadz Icool berharap dengan kehadiran delapan Warga Negara Inggris itu, para siswa bisa bertambah dan terbuka wawasannya tentang dunia internasional dengan lebih luas lagi. Juga bisa berkomunikasi dengan bahasa asing secara langsung dengan para native speakernya. Sebab Ms Hamidah Akhtar Najib dan teman – temannya bisa berdiskusi tentang nagaranya, diantaranya tentang seni budaya, pendidikan, makanan, tradisi dan lain sebagainya.
“Dengan berkomunikasi secara langsung bersama para native speaker-nya, maka diharapkan anak – anak mempunyai gambaran dan wawasan tentang dunia internasional dengan lebih jauh dan lebih luas. Sehingga bila ada cita – cita untuk kuliah di luar negeri sehingga ketika berdiskusi dengan Ms Hamidah, para siswa sudah mempunyai gambaran tentang dunia internasional,” papar Ustadz Icool.
Selain lomba Tarik Tambang dan futsal dengan mengenakan sarung, juga ada lomba kebersihan dan kerapihan kelas, lomba memasak bersama para siswa ustadz – ustadzah, lomba cerdas cermat, dan berbagai lomba lainnya yang selalu mewarnai ketika digelar Lomba Agustusan. [fen]

Tags: