Warga Camplong Sampang Demo Dirut PDAM

Perwakilan warga Desa Madupat Kecamatan Camplong datangi kantor PDAM Trunojoyo Sampang.

Perwakilan warga Desa Madupat Kecamatan Camplong datangi kantor PDAM Trunojoyo Sampang.

Sampang, Bhirawa
Kecewa dua tahun terakhir air PDAM macet di Desa Madupat Kecamatan Camplong Sampang, perwakilan dari 62 pelanggan mendatangi kantor perusahaan daerah air mimun (PDAM) Trunojoyo Sampang untuk melaporkan terkait macetnya air di Desa Madupat Kecamatan Camplong Sampang, Senin (9/11).
Perwakilan warga Desa Madupat ditemui langsung dirut PDAM Ahmad Fauzan secara tertutup, usai pertemuan tertutup Dirut PDAM saat dikonfirmasi terkait keluhan warga Desa Madupat, ia menolak berkomentar dengan alasan masih sibuk ada acara pemeriksaan badan pemeriksaan keuangan (BPK).
Habib Yusuf salah satu warga Desa Madupat Kecamatan Camplong, Sampang. Usai mendatangi kantor PDAM bersama warga, ia mengatakan di Desa Madupat sudah 2 tahun terakhir, air PDAM tidak mengalir di 62 pelanggan PDAM, kemudian di samping itu ada beberapa titik pipa PDAM yang bocor hingga saat ini tidak dibenahi oleh PDAM, padahal warga sudah melaporkan terkait kebocoran pipa tersebut pada unit pelaksana
teknis daerah (UPTD) PDAM Kecamatan Camplong, namun hingga saat ini tidak ada tindaklanjut.
Lebih lanjut Habib Yusuf menjelaskan, mestinya momentum perubahan direktur PDAM yang baru, mestinya ada perubahan manageman perubahan yang baik, namun hingga saat ini masih belum ada perubahan yang signifikan terkait pelayanan yang ada khususnya di Desa Madupat.
“Perlu diketahui, di dusun Karang Manuk, Desa Madupat ini ada sumber pengeboran pada tahun 2009 lalu, namun kenyataannya keberadaan sumber tersebut, masih saja 62 warga Desa Madupat tidak mendapatkan aliran air PDAM selama dua tahun, oleh sebab itu, kami berharap sumber bor yang berada di Desa Madupat tersebut bisa dinikmati semua warga Desa Madupat,” tambah Habib Yusuf. [lis]

Tags: