Warga Banjar Talela Demo Kantor Bupati Sampang

Aksi Massa Desa Banjar Talela di Depan Kantor Bupati Sampang

Sampang,Bhirawa.
Keputusan tim Kabupaten Sampang tidak meloloskan Bakal calon Kepala Desa Muhammad Zaini yang mengikuti Pilkades Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong membuat ratusan massa pendukungnya melakukan aksi demo di Kantor Bupati Sampang. Mereka menuntut seleksi ulang tes tambahan yang dianggap janggal.Senin (4/11).
Aksi demonstrasi masyarakat Desa Banjar Talela tersebut, guna menuntut transparansi hasil tahapan seleksi Bacakades Banjar Talela yang dilaksanakan pada 10 Oktober 2019 lalu.
Setelah melakukan orasi di depan kantor Bupati Sampang, perwakilan massa aksi diminta untuk berdialog menyampaikan aspirasinya dengan Pj Sekda Sampang Yuliadi Setiawan dan jajaran tim Kabupaten Sampang di Aula Pemkab Sampang.
Sutam salah satu perwakilan massa aksi dihadapan tim Kabupaten Sampang, ia menjelaskan terkait aspirasi masyarakat Desa Banjar Talela, Sutam menyatakan pihaknya meminta kepada Bupati Sampang untuk melakukan ujian ulang kepada Bacakades Banjar Talela secara terbuka, yakni tes tulis, wawancara dan ujian kelayakan, serta mengumumkan secara transparan.
“Bagaimana mungkin bakal calon kepala Desa Banjar Talela atasnama Muhammad Zaini sudah dua periode menjabat kepala Desa yang berpengalaman di pemerintahan, nilainya kalah dengan calon yang tidak pernah berpengalaman di pemerintah, oleh sebab itu, kami menduga seleksi tambahan tes tulis dan wawancara ini penuh dengan kejanggalan dan permainan”.jelas Sutam.
Di tempat yang sama, Pj Sekda Sampang Yuliadi Setiawan setelah mendengarkan aspirasi dengan perwakilan pengunjukrasa, ia menjelaskan bahwa tidak ada permainan tim kabupaten terkait seleksi tambahan tes wawancara dan tes tulis, kemudian terkait tuntutan massa untuk mengulang tes tulis dan wawancara kami tidak bisa memenuhinya.
“Semua tahapan sudah sesuai aturan yang berlaku, jika masih ada pihak yang masih belum puas dengan jawaban kami, maka kami mendorong pihak yang tidak puas untuk menguji di pengadilan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)”.terang Pj Sekda.(lis)

Tags: