Wali Kota Mojokerto Hadiri Wisuda Tahfidz Juz Amma Angkatan V

(Mencetak Generasi Qurani, Generasi Pemimpin Masa Depan)

Kota Mojokerto, Bhirawa
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menghadiri Wisuda Tahfidz Juz Amma angkatan V Yayasan Al Azhar Kota Mojokerto di Astoria Convention Hall, Jl Empu Nala, Kota Mojokerto. Sebelum wisuda, calon wisudawan dan wisudawati melakukan istighotsah bersama dengan para guru dan wali santri.
KH Ma’shum Maulani selaku Ketua Yayasan Al Azhar, menyampaikan jumlah yang dikukuhkan Al Azhar semakin tahun semakin meningkat. ”Hal ini menunjukkan anak – anak yang ingin menjadi penghafal Alquran semakin meningkat,” kata Kiai Ma’shum.
Kiai Ma’shum menjelaskan, jika penghafal Juz Amma yang diwisuda hari ini dapat melanjutkan hafalannya lagi kelak di SMP Al Azhar. ”Siapa yang mampu menghafal 30 juz dengan sempurna bisa mengajak 10 keluarganya untuk masuk surga,” jelas Kiai Ma’shum. Menghakhiri sambutannya Kiai Ma’shum berharap kelak di kemudian hari semakin banyak para penghafal yang lahir dari Yayasan Al Azhar.
Ada yang istimewa pada wisuda Al Azhar angkatan V ini. Adalah Jazeyla Qurrota ‘Aina, Putri dari Ning Ita-sapaan akrab Wali Kota Mojokerta ikut dalam barisan wisudawan – wisudawati. Ning Ita menyampaikan rasa bangganya sebagai orang tua maupun sebagai Wali Kota atas prestasi yang telah dicapai.
Menurut Ning Ita, mendidik anak – anak untuk menghafal Quran bukanlah hal yang mudah. ”Maka kita patut memberikan apresiasi kepada para guru, ustadz dan ustadzah lembaga pendidikan Al Azhar yang telah mendidik anak – anak kita dengan penuh kesabaran, keihlasan konsisten dan istiqomah sehingga pada hari ini terbentuklah anak-anak yang hari ini bisa kita banggakan bersama dapat kita wisuda sebagai penghafal juz 30,” lanjut Ning Ita.
Ning Ita berharap, para calon – calon generasi Qurani yang diwisuda hari ini mampu menjaga dan memelihara kemurnian Quran dan kedepan Kota Mojokerto akan memiliki para penghafal Quran 30 juz lengkap
Dalam kesempatan ini Ning Ita juga menyampaikan akan dampak kecanggihan teknologi informasi di era globalisasi. ”Kita tidak bisa menghindari kecanggihan teknologi informasi, kepesatan teknologi informasi, kita hanya bisa mengikuti dan terlibat didalamnya, kecanggihan teknologi ini ibarat dua mata pisau bisa menjadi sesuatu yang positif bisa juga yang berdampak negatif,” kata Ning Ita.
Sebagai orang tua dan Wali Kota, Ning Ita mengajak seluruh wali santri yang hadir untuk bersama-sama membentengi generasi penerus bangsa dengan nilai-nilai keagamaan sejak dini. ”Karena itu berbagai pihak yang terkait di sini harus saling bersinergi. Pemda melalui Dinas Pendidkan, Kementerian Agama melalui lembaga pendidikan dibawah naungannya juga masyarakat luas serta orang tua kita harus bergandengan tangan. InsyaAllah dengan menanamkan nilai keagamaan sejak dini anak-anak bisa kita bentengi dari pengaruh globalisasi,” ajak Ning Ita.
Ning Ita menambahkan, Yayasan Al Azhar telah melakukan bentuk nyata dalam mendidik generasi penerus bangsa dengan mecetak generasi Qurani. Yayasan Al Azhar melalui guru-guru yang ada mengajar generasi penerus dengan menghafal Alquran, mengamalkannya dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. ”Maka kami semakin yakin generasi penerus bangsa ke depan adalah pemimpin yang mampu kita andalkan,” kata Ning Ita.
Wisuda diikuti 103 orang wisudawan – wisudati dan dihadiri Pengawas SD dan SMP. Pada Wisuda kali ini, Fawwas, Putra dari Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi juga salah satu yang diwisuda. [kar]

Tags: