Wali Kota Kenalkan Teknik Ibadah Haji Sejak Dini

Siti Amsah Mas’ud Yunus isteri Wali kota Mojokerto (tengah) melepas balon tanda dimukainya manasik haji untuk Anak-anak. [kariyadi]

Kota Mokokerto, Bhirawa
Wali kota Mojokerto Mas’ud Yunus mengajak 2.000 anak PG, TK, RA NU se Kota Mojokerto mengikuti peragaan manasik haji secara bersama. Dalam acara yang dipimpin langsung Wali Kota di Gelora A. Yani itu, bertujuan untuk mengenalkan ibadah haji kepada anak-anak sejak usia dini.
“Mendidik anak sejak dini ini seperti mengukir di atas batu yang akan melekat terus sepanjang masa. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru PAUD, TK, RA Muslimat yang telah memprakarsai kegiatan manasik haji ini,” ujar Wali kota dihadapan peserta dan Wali murid yang mendampingi.
Sebanyak 2.000 anak PG, TK, RA NU Kota Mojokerto mengikuti kegiatan peragaan manasik haji yang dibuka Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus di Gelora A. Yani, Sabtu (20/1). Kegiatan rutin yang diselenggarakan IGTKM NU Kota Mojokerto ini bertujuan untuk mengenalkan ibadah haji kepada anak-anak sejak usia dini.
Wali Kota mengatakan mendidik anak sejak dini seperti mengukir di atas batu yang akan melekat terus sepanjang masa. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru PAUD, TK, RA Muslimat yang telah memprakarsai kegiatan manasik haji ini.
Wali kota hadir bersama Ketua TP PKK Kota Mojokerto yang juga isyrinya, Siti Amsah yang membuka kegiatan ini dengan ditandai pelepasan balon. Selain itu Ketua PC Muslimat NU Muslimah juga turut hadir.
Manasik haji yany diperuntukkan bagi anak-anak itu diprakarasai IGTKM NU Kota Mojokerto. Di depan ribuan anak-anak dan orang tua wali murid, Mas’ud Yunus mengatakan bahwa harapan untuk melaksanakan ibadah haji harus ditanamkan sejak anak usia dini.
Mas’ud Yunus berharap kepada anak-anak generasi penerus bangsa, agar menjadi orang yang betul-betul beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.
“Sesuai dengan visi pembangunan Kota Mojokerto yaitu mewujudkan Kota Mojokerto sebagai service city yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral,” harapnya.
Untuk membangun masyarakat yang bermoral tidak lepas dari penanaman pendidikan agama.
“Karena itulah pendidikan keagamaan sejak usia dini merupakan landasan yang kokoh untuk menyiapkan anak-anak kita sebagai generasi yang berakhalkul karimah di tengah masyarakat global yang diwarnai dengan persaingan bebas dan kemajuan teknologi informasi,” serunya.
Acara diawali dengan simbolis pelepasan balon yang dilakukan Siti Amsah Mas’ud Yunus isteri Wali kota. Ribuan anak memeragakan manasik haji dengan riang gembira dibawah bimbingan dan arahan dari panitia. [kar]

Tags: