Wakil Wali Kota Mojokerto Lepas Jalan Sehat Peringatan Hari Buruh

Wawali Mojokerto Achmad Rizal Zakaria didampingi Kapolresta melepas gerak jalan peringatan hari buruh. [kariyadi/bhirawa].

Kota Mojokerto, Bhirawa
Peringatan Hari Buruh Internasional, Rabu (1/5)  diperingati Pemerintah Kota Mojokerto debgan tema “Together We Grow”. Sebagai puncak acara Festival Buruh,  digelar jalan sehat yang diikuti  jajaran Forkopimda, Pemerintah Kota Mojokerto, Kepala OPD, Camat Lurah Kota Mojokerto, para pimpinan perusahaan serta ratusan  buruh se-Kota Mojokerto.
Jalan sehat digekar di Lapangan Raden Wijaya, Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Peserta dilepas Wakil Wali kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria mewakili Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, bersama Kapolresta Mojokerto Sigit Dany Setiono serta Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Harlistyati.
Kepala Diskouminaker Kota Mojokerto Hariyanto menyampaikan diselenggarakannya festival buruh adalah sebagai upaya strategis untuk meningkatkan hubungan industrial yang harmonis di Kota Mojokerto serta menekan angka perselisihan hubungan industrial di Kota Mojokerto.
“Kegiatan yang telah dilakukan sejak tahun 2015 adalah untuk mendorong pelaku industrial agar mengutamakan semangat kemitraan dalam memperingati Hari Buruh Internasional melalui kegiatan yang bermanfaat,” kata Hariyanto.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam sambutan yang dibacakan oleh Cak Rizal menyampaikan tema Together We Grow atau Grow Up Together bermaknanya tumbuh kembang bersama. “Dalam artian pekerja buruh, pengusaha, serikat pekerja / serikat buruh dan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk bersama menjalin hubungan industrial yang harmonis demi mencapai satu tujuan yaitu peningkatan kesejahteraan bagi seluruh pelaku hubungan industrial,” ungkapnya.
Selain itu, dikatakannya, bahwa Pemerintah Kota Mojokerto sendiri dalam perannya sebagai regulator dan fasilitator serta pembina dalam masalah ketenagakerjaan telah berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja buruh di Kota Mojokerto.
Pemerintah Kota Mojokerto juga akan segera menerbitkan Peraturan Daerah tentang pengaturan jaminan sosial di Kota Mojokerto. “Hal pokok dalam perda ini diharapkan akan mampu memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja buruh di Kota Mojokerto untuk mendapatkan hak jaminan sosialnya serta tidak akan ada lagi kasus PHK sepihak dengan tidak cair jaminan sosialnya,” jelas Cak Rizal membacakan sambutan Wali Kota Mojokerto.
Dikatakannya pula bahwa Pemerintah Kota Mojokerto saat ini berusaha memfasilitasi terciptanya usaha baru melalui pembinaan dan fasilitasi kepada usaha mikro kecil menengah termasuk usaha rintisan berbasis teknologi atau start up dalam rangka menyongsong era revolusi industri 4.0.
Termasuk lngkah strategis untuk mendorong pelatihan yang berbasis kompetensi guna meningkatkan sumber daya manusia yang memadai baik bagi pencari kerja maupun pekerja buruh yang sudah bekerja.
Melanjutkan sambutan Wali Kota,Cak Rizal juga menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota Mojokerto secara aktif telah melakukan pembinaan ke perusahaan agar mematuhi ketentuan peraturan perundangan terutama masalah tentang struktur dan skala upah. Hal ini dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis di Kota Mojokerto.
Mengakhiri sambutan Wali Kota, Cak Rizal berharap dengan perayaan Festival Buruh 2019 akan memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi semua pihak. “Semoga segala amal kerja bapak dan ibu pengusaha, pekerja buruh dan organisasi serikat pekerja / serikat buruh bukan hanya akan meningkatkan kesejahteraan kita semua tetapi juga akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Selain Jalan Sehat, Festival Buruh 2019 juga dimeriahkan oleh pagelaran reog, hiburan musik, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembagian doorprize. [kar]

Tags: