Wakil Bupati Sidoarjo: Puasa Jangan Jadi Alasan ASN Turunkan Kinerja

Wabup Buka Bersama

Sidoarjo, Bhirawa
Wakil Bupati Sidoarjo meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar puasa Bulan Ramadan tak dijadikan alasan menurunnya kinerjanya. Baginya selama Bulan Suci Ramadan, kinerja para ASN harus semakin ditingkatkan.
Permintaan ini disampaikan Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin saat acara Buka Puasa Bersama Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa. Buka puasa kali ini mengundang jajaran Camat, Sekretaris Camat, Kepala Desa/Kelurahan, Kepala Sekolah SMP, SMA/SMK, PPKBD serta para hafidz/hafidzah se Sidoarjo.
Cak Nur–sapaan akrabnya menuturkan, kalau Bulan Ramadan bulan bertaburkan kemuliaan dan pahala. Allah SWT akan melipat gandakan kebaikan – kebaikan yang dilakukan di bulan mulia seperti ini. Begitu pula sebaliknya. Perbuatan kemaksiatan, kejahatan di Bulan Ramadan akan diganjar dengan dosa yang berlipat.
“Saya berharap supaya Bulan Ramadan jangan dijadikan kinerja justru menurun. Tapi Bulan Ramadan seharusnya kinerja yang terbaik dan tertinggi. Karena bulan ini bertaburkan kemuliaan dan bertaburkan pahala,” katanya, Senin (13/5) malam.
Cak Nur berharap umat muslim betul – betul memanfaatkan Bulan Ramadan dengan segala kebaikan. Kegiatan-kegiatan yang sekiranya tidak bermanfaat hendaknya ditinggalkan. ”Untuk pekerjaan yang tidak ada manfaaatnya bahkan mengarah kepada dosa maka harus dihindarkan,” harapnya.
Selain itu, Wabup meminta kinerja pelayanan publik tidak boleh pasif. Kinerja tidak boleh turun. Sekali lagi dirinya meminta produktifitas kinerja harus meningkat. ”Saya berharap seluruhnya yang hadir dari pihak pemerintah, dari dunia pendidikan, Pak Camat, Bu Camat, sekali lagi saya mohon kita harus fokus bekerja dengan baik,” pintanya.
Di sisi lain, Wabup juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menahan diri dari segala cobaan yang dihadapi pasca Pemilu. Pemerintah mengajak semua lapisan masyarakat bergandengan tangan, dan mau intropeksi diri dalam mempertahankan NKRI hingga pengumuman 22 Mei mendatang. “Jadi jangan terpancing berita hoax atau isu-isu yang mengandung sarah, ujaran kebencian dan adu domba,” himbaunya.
Kondisi pasca Pemilu ini, baik Pileg dan Pilpres, masyarakat harus mempunyai daya sharing, daya filter yang kuat sehingga tidak akan mengikuti kegiatan – kegiatan yang tidak bermanfaat dan kegiatan yang mengandung unsur negatif. Apalagi saat ini bulan puasa, harus lebih banyak melakukan kegiatan yang bermanfaat saja.
Sementara dalam buka puasa kemarin juga dihadiri Sekda Sidoarjo Achmad Zaini. Sedangkan ceramah agama diisi KH Abd Ajiz Munif dari Sukodono. [ach]

Tags: