Wahyu Hidayat: Rusunawa ASN di Kabupaten Malang Siap Dilaunching

Pembangunan Rusunawa ASN di area Kantor Block Office Pemkab Malang, Desa Penarukan, Kec Kepanjen, Kab Malang selesai dikerjakan DPKPCK  

Kab Malang, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang merencanakan untuk melaunching atau meresmikan pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang khusus diperuntukkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab setempat. Sedangkan pembangunan Rusnawa tersebut berada di komplek perkantoran Block Office Kepanjen, Desa Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Minggu (25/8), kepada wartawan mengatakan, pembangunan Rusanawa saat ini sudah selesai, dan sudah dapat ditempati. Sedangkan Rusanawa yang kita bangun ini, memiliki tingkat empat, yang nantinya diperuntukkan bagi ASN, yang hingga sekarang belum memiliki rumah. “Dan Rusanawa ini, kita rencanakan untuk dilaunching pada bulan Oktober 2019 mendatang,” terangnya.
Ia menegaskan, dirinya sudah mengirimkan surat kepada Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) supaya segera diresmikan. Namuin hingga saat ini kami masih menunggu. Karena pada saat ini Pak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono lagi menunaikan ibadah haji, sehingga kita perkiraan pada bulan Oktober sudah diresmikan. Sementara, untuk biaya sewa di Runawa, pihaknya masih belum menetukan besaran biaya sewa.
“Tapi, jika merujuk pada studi replikasi di Kota Makassar, harga sewa di Rusanawa yakni sebesar Rp 250 ribu untuk lantai satu, Rp 225 ribu untuk lantai dua dan lantai tiga Rp 200 ribu. Dan untuk Rusunawa yang ada di Kabupaten Malang ini, kemungkinan akan lebih murah,” jelas Wahyu.
Menurut dia, Rusanawa di Kota Makassar, tempatnya di wilayah kota, sehingga harga sewa tidak sama dengan di Kabupaten Malang. Sedangkan untuk menentukan harga sewa Rusunawa di Kabupaten Malang ini, tentunya akan dibuatkan Peraturan Bupati (Perbup). Dan berapa nanti harga sewa nantinya, yang jelas harus sesuai dengan kebijakan.
Pembangunan Rusanawa, kata Wahyu, anggarannya berasal dari Pemerintah Pusat, yakni melalui bantuan Program Perumahan Kementerian PUPR Tahun 2018 yakni totalnya mencapai Rp 25 miliar. Sedangkan untuk pembangunan Rusunawa sendiri telah menelan anggaran sebesar Rp 14 miliar. Dan anggaran yang lainnya kita gunakan untuk membangun air bersih di wilayah Kecamatan Wagir, yakni sebesar Rp 6 miliar. “Dan sisanya untuk program bedah rumah yang diperuntukkan bagi warga miskin,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wahyu juga menambahkan, Rusunawa yang kita bangun memiliki 62 unit block, dan setiap block luasnya 36 meter per segi (m2). Selain itu, setiap block juga terdapat kamar tidur, dapur, ruang keluarga, dan kamar mandi. Sedangkan Rusunawa itu, selain diperuntukkan untuk ASN dilingkungan Pemkab Malang, juga diperuntukkan bagi tamu-tamu Pemkab Malang, serta atlit-atlit olahraga yang mengikuti kejuaraan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. [cyn]

Tags: