Wabup Bondowoso Janjikan Reward PAUD dan PNF Terakreditasi

Wakil Bupati Bondowoso H Irwan Bachtiar Rahmat SE MSi didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H Harimas saat memberikan arahan dalam sosialisasi Akreditasi PAUD dan PNF. [Samsul Tahar]

Bondowoso, Bhirawa
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (BAN PAUD dan PNF) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggelar sosialisasi akreditasi PAUD dan PNF di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bondowoso, kemarin.
Kegiatan yang digelar selama 2 hari ini dihadiri sebanyak 200 lembaga PAUD dan PNF yang tersebar di wilayah Kabupaten Bondowoso.
Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, H Irwan Bachtiar Rahmat SE MSi dalam sambutannya sebelum membuka acara sosialisasi BAN PAUD dan PNF Provinsi Jatim ini, menuturkan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut agar setiap lembaga pendidikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten dengan tagline Europe Van Bondowoso.
“Akreditasi ini sangat penting sifatnya, karena berkaitan dengan mutu pendidikan. Serta, lembaga PAUD dan PNF yang sudah terakreditasi adalah bentuk pengakuan dari Negara terhadap suatu lembaga,” ucapnya.
Bahkan, untuk mendorong setiap lembaga PAUD dan PNF yang belum terakreditasi ini, menurut Wabup Irwan, pihaknya akan memberikan reward kepada setiap lembaga pendidikan non formal ini yang telah diakui kredibilitasnya.
“Kami akan berikan reward kepada lembaga yang sudah terakreditasi,” ungkapnya.
Sementara, menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bondowoso, H Harimas MSi menyampaikan, agar terakreditasi, lembaga PAUD dan PNF harus memenuhi delapan kriteria yang menjadi syarat utama mendapatkan akreditasi dari BAN.
“Salah satu syarat lembaga bisa mendapatkan akreditasi yaitu jumlah murid yang minimal 12 orang. Sedangkan untuk gurunya, harus memenuhi kompetensi,” pungkas Kepala Dinas Dikbud Bondowoso yang juga pernah menjabat Sekretaris Dewan ini. [har]

Tags: