Usai Diprotes Warga, Eks TPA Lowokdoro Bakal Dijadikan Taman

TPA Lowokdoro Kota Malang.

Kota Malang, Bhirawa
Semenjak pindah ke Supit Urang, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Lowokdoro tetapi masih tempak beberapa orang melakukan pembuangan di kawasan tersebut. Tindakan tersebut menuai protes dari masyarakat sekitar. Karena bau yang dihasilkan dari tempat pembuangan sampah itu banunya masih sangat terasa menyengat.
Mendapati kondisi tersebut, lantas warga melontarkan protes dan meminta pemerintah segera mengambil tindakan tegas. Agar tidak lagi ada petugas maupun masyarakat yang membuang sampah ditempat tersebut.
Ismail salah satu warga sekitar eks TPA Lowokdoro, kepada sejumlah wartawan, Rabu 30/10 kemarin mengutarakan, hampir setiap hari ia merasakan bau yang sangat menyengat. Letak rumah yang bersebelahan dengan eks TPA itu menjadi sangat terganggu.
“Apalagi kemarin hujan, jadi kena hujan itu baunya tambah parah. Kami juga bingung itu sampah dari mana, karena jumlahnya yang datang kadang sampai beberapa truk, ini sangat mengganggu kami,”ujarnya.
Atas keluhan warga tersebut,, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan jika ia sudah meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan pendataan terhadap pihak yang masih membuang sampah di kawasan tersebut.
Selanjutnya pihaknya berjanji akan melakukan tinjauan langsung untuk mengetahui lebih detail kondisi di lokasi eks TPA Lowokdoro. Karena pihaknya juga ingin memastikan lokasi tersebut dan siapa yang masih membuang sampah disitu.
“Saya masih belum tahu kondisinya seperti apa, secepatnya akan kami lihat ke lokasi. Ini penting bagi kami untuk mengambil langkah selanjutnya,” katanya.
Dia juga menyampaikan jika kawasan eks TPA Lowokdoro yang ada di perbatasan Kota dan Kabupaten Malang itu sudah direncanakan akan segera dialihfungsikan menjadi taman. Sehingga dalam waktu dekat akan segera ditindaklanjuti.
“Eks TPA lowokdoro itu berada di perbatasan, rencananya mau dijadikan taman, saya kira akan leebih baik, bisa dinikmati sediri,” imbuh Sutiaji.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Malang Rinawati menambahkan, TPA Lowokdoro telah ditutup sejak lama, tepatnya sekitar 1994. Di sana juga telah ditempatkan penjaga untuk menghalau pembuangan sampah.
“Tapi mungkin keterbatasan personel, jadi akhirnya tidak bisa memantau secara menyeluruh,” terang dia.
Menurutnya, upaya yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah pemadatan dengan cara menguruk tanah dan menimbyn sampah. Namun hal itu baru dapat dikerjakan ketika anggaran yang diajukan di APBD 2020 disetujui.[mut]

Tags: