Turunkan Angka Stunting. Pemkab Bondowoso Peroleh Kucuran Dana Rp3 M

Tampak Wakil Bupati Bondowoso H Irwan Bachtiar Rahmat SE MSi bersama Country Director GAIN Indonesia Mr Rafi Menon saat foto bersama di Pendopo Bupati Bondowoso. (Samsul Tahar/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, H Irwan Bachtiar Rahmat SE MSi mengapresiasi atas apa yang dilakukan Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) yang berupaya turut serta menurunkan angka stunting di Kabupaten yang dikenal sebagai daerah penghasil kopi ini.
Di wilayah Jawa Timur GAIN akan meluncurkan dua program yakni metode komunikasi Emo Demo dan 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui (LMKM) di daerah yang diintervensi memiliki angka stunting yang tinggi. Selain Kabupaten Bondowoso , GAIN juga menggelar program serupa di Trenggalek, Jember, Probolinggo dan Kota Surabaya.
Untuk itu, GAIN mengucurkan dana pendampingan untuk lima daerah di Jatim ini sebesar Rp 40 Miliar. Sedangkan, Kabupaten Bondowoso sendiri mendapat kucuran dana sebesar Rp 3 Miliar untuk 3 tahun.
“Kami akan membuat suatu regulasi bahwa proses Emo Demo ini harus dilakukan secara masif di Kabupaten Bondowoso dengan melibatkan semua stakeholder yang ada di Bondowoso. Tentunya, bagaimana angka stunting di Bondowoso itu harus turun. Termasuk masalah sanitasi, ODF, dengan target harus di bawah dua digit,” tutur Wabup Irwan saat melakukan pertemuan dengan Country Director GAIN Indonesia, Mr Rafi Menon, di Pendopo Bupati kemarin.
Sementara, Mr Rafi Menon dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa pihaknya, melalui program metode komunikasi Emo Demo lebih menekankan perubahan perilaku pemberian makanan bayi dan anak.
“Indikatornya adalah keberagaman makanan dan konsumsi makanan yang mencapai standar minimum,” pungkasnya.
Untuk diketahui, di Kabupaten Bondowoso, GAIN akan memberikan pendampingan di 13 Kecamatan dalam rangka menurunkan angka stunting atau gizi buruk.
Tampak mendampingi Wakil Bupati saat pertemuan dengan rombongan dari GIAN diantaranya Ketua Tim Penggerak PKK, Kepala Dinas Kesehatan Dr Mohammad Imron, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Dra Hj Nunung Setianingsih serta para pihak terkait. [Har]

Tags: