Tujuh Jamaah Asal Jember Meninggal Dunia

Wabup Muqit Arif saat menyambut kedatangan jamaah haji asal Jember diasrama Haji Sukolilo, Minggu (1/9)

Jember, Bhirawa
Tercatat Tujuh Jamaah haji asal kabupaten jember meninggal di tanah suci Makkah. Sekitar 1985 jamaah haji asal Jember tiba di tanah air secara bertahab. Mereka yang terbagi dalam kloter 43, 44, 45, 46 dan 47 ini disambut oleh Wakil Bupati Jember Drs. Muqit Arif di asrama haji Sukolilo Surabaya, Minggu (1/9).
Dari jumlah jamaah haji tahun 2019, terdata sekitar 7 jamaah haji yang meninggal dunia ditanah suci Mekkah. “Jamaah haji yang meninggal dikarenkan karena sakit,” ujar Kabag Bina Mental Pemkab Jember Bambang Saputro kemarin.
Menurut Bambang, pelaksanaan pemberangkatan dan pemulangan haji tahun 2019 ini, dipersiapkn secara baik dan matang. Selain penyediaan armada mulai dari pemberangkatan maupun pemulangan, juga disediakan konsumsi
.”Hal ini bertujuan agar kondisi fisik Jemaah tetap baik, mengingat lamanya proses pemulangan, mulai dari Jeddah hingga ke Jember,” ungkapnya pula.
Sementara, Wabup Muqit Arif menyampaikan rasa harunya karena jamaah haji pulang ke tanah air dalam kondisi yang sehat dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga.
“Saya sangat mengharapkan semangat beribadah jamaah haji di tanah suci, bisa dipertahankan dan ditularkan kepada sanak saudara. Kemudian saya juga berharap jamaah haji memakmurkan masjid dan mushola terdekat,” ungkapnya.
Selain itu, Wabup Muqit juga berharap para jamaah mau dan iklhas mendoakan sanak saudaranya tatkala disambut di rumahnya masing-masing.
“Saya menitipkan doa kepada jamaah agar mereka mendoakan Jember agar senantiasa selalu kondusif, penuh kerukunan dan kebersamaan dan usahanya diberkahi oleh Allah SWT,” pintanya.(efi)

Tags: