Tony Nainggolan Resmi Jabat Kalapas Porong

Serah terima jabatan Kalapas Prong baru, Tony Nainggolan (kiri) dengan Kalapas lama Suharman (kanan) disaksikan Kakanwil Kemenmkumham Jatim, Rabu (11,9). Ist

Surabaya, Bhirawa
Tongkat kepemimpinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo resmi berganti, Rabu (11/9). Kepala Lapas (Kalapas) Porong yang sebelumnya dijabat Suharman, diserah terimakan kepada Tony Nainggolan yang sebelumnya sebagai Kalapas Kerobokan Bali.
Serah terima jabatan (sertijab) yang dilakukan di aula Lapas Porong ini dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham Jatim), Susy Susilawati.
Didampjngi Kadiv Pemasyarakatan, Pargiyono dan Kadiv Yankumham, Hajerati, kegiatan ditandai dengan penyerahan berita acara serah terima jabatan dari Suharman kepada Tony.
Disaksikan seluruh Kepala UPT (Unit Pelaksana Teknis) jajaran Kanwil Kemenkumham Jawa Timur. Susy mengapresiasi capaian yang telah dilakukan Suharman selaku Kalapas Prorong yang lama. Menurutnya, banyak hal positif yang telah ditinggalkan Suharman, sehingga Suharman layak dipromosikan sebagai Kakanwil Sumatera Barat.
“Banyak perubahan ya di Lapas Porong ini, mulai dari fisik gedungnya sampai perubahan pola kerja dan pola pikir pegawainya,” kata Susy Susilawati.
Dengan bergantinya Kalapas Porong, Susy berharap Tony bisa meneruskan capaian Suharman. Dan memperbaiki hal-hal yang masih harus diperbaiki. “Saya yakin Pak Tony ini mampu, karena sudah teruji dengan seringnya menjadi kepala UPT yang tergolong besar,” ungkapnya.
Masih kata Susy, tantangan di Lapas Porong cukup berat. Dijelaskannya, hal itu dikarenakan mayoritas penghuni menjalani pidana penjara dengan hukuman tinggi. Dan juga kasus-kasus di Lapas Porong luar biasa.
“Dengan pengalamannya, Pak Tony harus bisa membuat aman, tentram dan pembinaan berjalan dengan baik,” pesannya. Sebagai Kalapas Porong yang baru, Tony Nainggolan mengaku akan berusaha merealisasikan target dari Kakanwil. Untuk itu pihaknya meminta dukungan dari seluruh jajarannya. Pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan forkopimda dan aparat penegak hukum lain di Sidoarjo agar mendapatkan dukungan. “Kami akan berusaha membuat lapas tetap kondusif dan aman, mohon dukungan dan doanya,” pungkasnya. [Bed]

Tags: