Tokoh Lintas Agama Kabupaten Lamongan Apresiasi Kinerja TNI-Polri

Tokoh agama Hindu Adi Wiyono bersama sejumlah tokoh-tokoh agama lain di Desa Pancasila Bakun,Turi Lamongan apresiasi penuh TNI-Polri.(Alimun Hakim/Bhirawa).

Lamongan,Bhirawa 
Aksi sekelompok perusuh yang membuat suasana tidak kondusif saat aksi 22 Mei kemarin sehingga terjadi kericuhan di sejumlah titik, membuat sejumlah tokoh – tokoh di Lamongan melontarkan kecaman keras dan mengapresiasi sepenuhnya TNI dan Polri dalam proses penangananya tersebut.
Perwakilan tokoh masyarakat yang beragama Hindu di Desa Pancasila ,Balun,Kecamatan Turi, Lamongan, Adi Wiyono mengatakan pihaknya mengecam keras perusuh di depan Kantor Bawaslu yang berakhir kerusuhan.
“Mewakili umat Hindu di Lamongan, kami merasa prihatin dan mengecam atas kerusuhan yang terjadi di sejumlah titik  aksi di Jakarta tersebut karena  karena hal itu benar-benar meresahkan ketenangan masyarakat,”ujar Adi Wiyono,Senin(27/5).
Adi menghimbau kepada masyarakat Lamongan pada umumnya, jangan terpancing dengan situasi seperti itu, karena situasi yang demikian itu justru merugikan. Karena itu menjaga situasi yang tetap kondusif aman nyaman menjadi tanggung jawab bersama.
“Masyarakat Lamongan jangan terpancing dengan situasi seperti itu, dimana kita sendiri yang akan megalami kerugian tersebut, ” ungkap Adi yang juga mendukung penuh penuh TNI-Polri dalam menegakkan dan menjaga keamanan dan ketertiban di negara tercinta ini.
Senada dengan hal itu Ketua  Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lamongan,  KH. Masnur Arif. Pria yang juga Ketua Bidang Fawa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lamongan tersebut  menyebutkan Islam tidak pernah mengajarkan tindakan tindakan kekerasan yang mampu memecah belah umat, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa.
“Maka seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh dengan informasi informasi bohong yang memprovokasi pada perpecahan” kata KH. Masnur Arif pada sejumlah awak media.
Menurutnya, beruntung pada saat aksi 22 Mei kemarin, aparat TNI dan Polri mampu menjaga keamanan sehingga kondisi tersebut dapat diatasi sebelum menjadi keciruhan yang lebih besar.
“Kami mengapresiasi kinerja TNI dan Polri yang senantiasa menjaga dan menciptakan keamanan dari proses awal pemilu hingga penetapan hasil oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI” ungkapnya. [mb9]

Tags: