Tingkatkan Laba, PT Madusari Murni Indah Siapkan Tiga Rencana Kerja

Direktur PT Madusari Murni Indah Tbk, Donny Winarno, Direktur Utama, Adikin Basirun dan Direktur, Jose G Tan saat menggelar konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.

Surabaya, Bhirawa
Untuk meningkatkan laba di tahun 2019 ini, PT Madusari Murni Indah Tbk telah mempersiapkan tiga rencana kerja, termasuk di antaranya meningkatkan volume ekspor. Direktur Utama PT Madusari Murni Indah Tbk, Adikin Basirun mengungkapkan pihaknya telah mencatat kenaikkan laba di tahun 2018, berdasarkan laporan keuangan Tahun Buku 2018 (audited), laba sebelum pajak Molindo Group tercatat Rp129.117.500.000 atau tumbuh sebesar 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Ke depannya, Molindo telah menetapkan tiga target kerja yaitu mengembangkan bisnis ekspor etanol secara regional, meningkatkan kapasitas secara bertahap, dan memasang Unit Distilasi 2 di Lawang-Malang untuk memperbaiki kualitas dan meningkatkan kapasitas,” terangnya, Rabu (22/5).
Adikin menambahkan adapun kinerja keuangan PT Madusari Murni Indah Tbk per Desember 2018 lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Antara lain Net Profit after Tax (NPAT) sebesar 7,90 persen dari sebelumnya 7,74 persen, Earning Before Income Tax Depreciation and Amortization (EBITDA) 14,70 persen menjadi 16,31 persen, Gross Proft Margin naik dari 32,33 persen menjadi 35,8 persen. Sementara Current Ratio menunjukkan peningkatan 2,39 persen dari sebelumnya 2,14 persen.
Direktur PT Madusari Murni Indah Tbk, Donny Winarno mengatakan saat ini kapasitas terpasang perusahaan mencapai 80 juta liter per tahun. Guna menjaga kinerja perseroan di tahun ini, maka kapasitasnya akan dinaikkan menjadi 100 juta liter. “Kami memang sudah puluhan di industry ini, tapi kami harus terus berinovasi dengan memperkuat R&D. Pasar ethanol sendiri sudah tercipta sejak puluhan tahun, karena itu perlu kita perluas pasarnya,” ujarnya.
Donny mencontohkan, perseroan sudah bekerja sama dengan pabrik tinta cetak untuk menggantikan bahan kimia lainnya dengan ethanol yang diproduksi PT Madusari Murni Indah Tbk. “Tahun lalu produksi dikirim ke lima negara dan 2019 kami akan tambah negara tujuan ekspornya. Komposisi ekspor dan domestik sekitar 35% untuk pasar ekspor dan sisanya terserap di dalam negeri yang didominasi F&B dan kosmetik,” jelasnya.
Susunan Manajemen Baru
Dalam keterangan resminya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pengunduran diri Henny Rustanto selaku Komisaris Perseroan, Adikin Basirun selaku Komisaris Independen Perseroan, Arief Goenadibrata selaku Direktur Utama Perseroan, dan Yonky Saputra Sim selaku Direktur Independen Perseroan terhitung efektif sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.
Rapat juga menyetujui penunjukan Rodolfo C Balmater selaku Komisaris Independen Perseroan yang baru, Adikin Basirun selaku Direktur Utama Perseroan yang baru, serta Jose G Tan sebagai Direktur Perseroan yang baru. Mereka terhitung efektif sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, di mana masa jabatannya akan mengikuti masa jabatan dari anggota Direksi dan dewan Komisaris Perseroan lainnya.
Dengan demikian, susunan Pengurus Perseroan terbaru untuk Dewan Komisaris, yaitu Sandojo Rustanto sebagai Komisaris Utama, Indra Winarno (Komisaris), Handojo Rustanto (Komisaris), Irene Rustanto (Komisaris), I Nyoman Darma (Komisaris Independen), dan Rodolfo C Balmater (Komisaris Independen). Sedangkan jajaran direksi ditempati oleh Adikin Basirun sebagai Direktur Utama, Donny Winarno (Direktur) dan Jose G Tan (Direktur). [riq]

Tags: