Tiga Paslon Pilbup Jombang Lolos Tes Kesehatan

Penyampaian dan pengumuman hasil test kesehatan bakal Paslon Pilbup Jombang, Rabu siang (17/01). [Arif Yulianto]

Jombang, Bhirawa
Seluruh Bakal Pasangan Calon (Paslon) yang mengikuti konstelasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup/Pilwabup) Jombang di nyatakan layak (lolos seleksi) kesehatan. Kepastian hal tersebut di nyatakan oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang Divisi Tekhnis, Drs Dja’far SH MSi kepada Bhirawa, Rabu sore (17/01).
Setelah mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Jombang, ketiga bakal Paslon melanjutkan ke tahapan selanjutnya yakni, test kesehatan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. Ramelan, Surabaya, Jumat (12/01). Setelah menjalani test kesehatan yang meliputi test kesehatan fisik dan psikologi serta bebas dari penyalagunaan narkotika, KPU Kabupaten Jombang menyampaikan hasil test kesehatan kepada masing-masing bakal Paslon.
“Jadi tadi siang kita sampaikan hasil pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon. Alhamdulillah, seluruhnya di nyatakan layak dan langsung kita masukkan dalam Sistem Pencalonan (Silon),” papar Dja’far di kantornya.
Ketiga bakal pasangan calon tersebut yakni Hj. Mundjidah Wahab-Sumrambah yang di usung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Gerindra, serta di dukung oleh Partai Perindo dan PSI. Bakal pasangan kedua yakni, Nyono Suharli Wihandoko-Subaidi Mochtar yang di usung oleh Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan satu lagi bakal pasangan calon yakni Syafi’in-Choirul Anam yang di usung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) serta di dukung oleh Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
Dja’far menambahkan, dari ketiga bakal Paslon, dua bakal Paslon yakni Mundjidah Wahab-Sumrambah dan Nyono Suharli Wihandoko-Subaidi Mochtar tidak menghadiri secara langsung penyampaian dan pengumuman hasil test kesehatan dan di wakilkan kepada Liaison Officer (LO) nya, sementara satu bakal Paslon yakni, Syafiin-Choirul Anam memilih hadir langsung.
“Jadi menurut Peraturan KPU, tidak ada kewajiban untuk datang bagi bakal Paslon, tidak seperti waktu pendaftaran. Paslon sudah menandatangani tentang LO, jadi LO itu penghubung bakal Paslon,”tandasnya.
Masih menurut Dja’far, selanjutnya masih ada tahapan lagi menuju penepatan Paslon yakni, perbaikan berkas administrasi bakal Paslon yang akan di lakukan pada tanggal 18 hingga 20 Januari 2018.
“Dari sisi berkas syarat administrasi calon dari seluruh bakal Paslon masih ada perbaikan, finalnya nanti tanggal 18 sampai 20 Januari 2018. Setelah itu penetapan Paslon tanggal 12 Februari 2018,”pungkasnya. [rif]

Tags: