THR PNS Cair, PTT Terima Tambahan Penghasilan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan THR secara simbolis kepada ASN usai apel pagi di halaman kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan 110 Surabaya.

Gubernur Khofifah Ingatkan Kewajiban Zakat ASN
Pemprov, Bhirawa
Yang ditunggu-tunggu pegawai di Pemprov Jatim menjelang Hari Raya Idul Fitri akhirnya datang juga. Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS dan tambahan penghasilan bagi Pegawai Tidak Tetap (PTT) diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin (27/5).
Total besaran THR yang dibayarkan untuk PNS dan pejabat negara mencapai Rp 401 Miliar. Sedangkan tambahan penghasilan untuk PTT Rp 17,7 Miliar. Sementara Guru tidak Tetap (GTT) dan PTT di SMA dan SMK juga menerima THR senilai total Rp 16,3 miliar. “Hari ini Alhamdulillah kita sudah bisa menyampaikan THR bagi ASN dan tambahan penghasilan bagi PTT,” kata Gubernur Khofifah usai memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya kemarin.
Usai menyerahkan THR, Gubernur Khofifah juga mengingatkan agar seluruh ASN yang sudah memenuhi syarat nisab pada titik tertentu untuk untuk membayar zakat. Zakat merupakan ketentuan wajib yang harus diberikan, karena menjadi salah satu rukun Islam. Ketentuan tersebut berbeda dengan infaq dan shodaqoh.
“Kalau shodaqoh dan infaq merupakan sunnah, namun jika zakat merupakan kewajiban yang mungkin harus diingatkan kembali khususnya bagi ASN di Pemprov Jatim untuk bisa melaksanakannya lewat Baznas Jatim,” katanya.
Khofifah menegaskan, di dalam harta pribadi yang didapat terkadang bukanlah miliki kita semua, melainkan ada hak bagi orang lain khususnya para mustahik. Maka, lewat membayar zakat itulah seluruh pegawai ASN dapat membersihkan hartanya dengan mengeluarkan dua setengah persen.
“Saya berharap bahwa seluruh ASN yang sudah mencapai titik nisabnya selama setahun dan mencapai titik nisabnya segeralah keluarkan zakat. Kira-kira itu pesan kepedulian sosial di akhir Bulan Ramadan ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan zakat maal perorangan sebesar Rp 25 juta. Penyerahan tersebut diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional Jatim yang kemudian akan diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Langkah gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga diikuti oleh Sekda Prov Jatim dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim yang langsung membayar zakat, maal maupun infaq/shadaqoh.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jatim Jumadi menuturkan, komponen THR bagi PNS terdiri dari besaran satu kali gaji dan tunjangan umum serta tunjangan kinerja sesuai kelas jabatan. Sementara untuk tambahan honor kepada PTT yang melekat di kegiatan. Dari kinerja mereka dalam satu tahun, maka equalnya diberikan laykanya THR.
“Namun, nomenklaturnya tidak THR karena di PP36 tidak termasuk obyek diberikan THR. Tetapi daerah menyediakan tambahan honor atas kinerja mereka sesuai gaji bulanannya,” tutur Jumadi. [tam]

Tags: