Terkait WTP, DPRD Mojokerto Belajar ke Kabupaten Jombang

Beberapa anggota DPRD Jombang saat menemui rombongan DPRD Kota Mojokerto di Ruang Banggar DPRD Jombang, Selasa siang (12/03).
[Arif Yulianto/ Bhirawa].

Jombang,Bhirawa
Keberhasilan Pemkab Jombang dalam hal laporan keuangan hingga predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto ingin mengetahui lebih dalam. Sehingga mereka melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke DPRD Kabupaten Jombang, Selasa siang (12/03).
Salah seorang anggota DPRD Jombang, H. Machin yang menerima rombongan DPRD Kota Mojokerto di Ruang Badan Anggaran (Banggar) mengatakan, DPRD Kota Mojokerto ingin mempelajari strategi Kabupaten Jombang yang kerap memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Mereka (DPRD Kota Mojokerto) sempat menanyakan apa resepnya memperoleh WTP,” ujar Machin.
Machin menambahkan, selama ini Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kabupaten Jombang ini memang sudah bagus. Namun demikian untuk pencapaian tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang dan lama.
“Karena memang kita menyiapkannya jauh hari sebelumnya. Bahkan satu tahun sebelumnya, melalui e-planning maupun e-budgeting, sehingga pelaporan untuk kinerja aparatur bisa dicek dengan mudah,” terangnya.
Selain itu di Kabupaten Jombang sudah ada e-planning dan e-budgeting yang mempermudah monitoring penggunaan anggaran maupun laporan kinerja pihak eksekutif dan legislatif.
“Di Jombang, antara eksekutif dengan legislatif kan saling kontrol,” pungkasnya.(rif)

Tags: