Tangguh Tangani Bencana

Puriyono

Puriyono
Setiap ada bencana, baik skala kecil sedang atau bencana berat, sudah dipastikan ada sosok Puriyono di lokasi kejadian. Ini dilakukan Puriyono tak hanya pada jam dinas semata, disaat ada kejadian bencana pada malam hari, ia harus sigap turun ke lokasi.
Bagibya menjadi sosok pria tangguh dalam melayani penanganan sebuah bencana sudah melekat pada jiwanya. Tak jarang dia diprotes isteri dan anak anaknya, karena sering lama dilokasi bencana hingga jarang kumpul bersama orang orang yang ia cintai.
Malam itu hujan deras yang disertai angin cukup kencang mengguyur Kota Santri Situbondo. Puriyono yang kala itu sedang enak beristirahat tiba-tiba dikejutkan dengan dering handphone sekitar pukul 02.00 wib. Ternyata ada salah seorang warga sempat mengabarkan bahwa ada pohon tumbang dan sempat menutup akses transportasi jalan raya Situbondo yang menghubungkan jurusan Surabaya-Denpasar Bali.
“Setelah mempersiapkan peralatan pendukung saya tanpa banyak kata langsung menuju lokasi kejadian,” ujar Puriyono dengan pakai seragam khas BPBD Kabupaten Situbondo berwarna orange.
Menurut Puriyono, dirinya memang dituntut untuk siaga 24 jam. Sebab bencana tidak tentu kapan datangnya. Kejadian seperti itu, kupasnya, bukan hanya sekali tetapi sudah puluhan kali. Bahkan kejadian bencana pada dinihari juga kerap terjadi. “Saya sering dihubungi warga pada dini hari. Sebelum-sebelumnya juga sering dihubungi waktu subuh. Bahkan kadang tengah malam sekitar pukul 12.00, tergantung kapan ada kejadian bencana,” paparnya.
Puriyono mengkisahkan, kejadian yang paling parah dan sulit ia lupakan saat ada kejadian tanah retak di Desa Mojodungkol, Kecamatan Suboh, Situbondo. Dia dan beberapa anggota BPBD Kabupaten Situbondo yang lain harus menginap selama satu setengah bulan di sekitar lokasi kejadian. “Sebab tanah yang retak adalah sebuah perbukitan. Jika ditinggal pergi, saya merasa khawatir akan terjadi bencana tanah longsor. Maka kami harus membangun posko untuk memantau perkembangan retakan itu dari menit ke menit,” kenangnya. [awi]

Rate this article!
Tangguh Tangani Bencana,5 / 5 ( 1votes )
Tags: