Tak Hanya Tape, UMKM Batik di Bondowoso Gunakan Kemasan Besek

Ijen Batik Bondowoso (Ihsan/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Tak hanya tape khas Bondowoso yang di kemas dengan besek. Seperti terobosan yang dilakukan oleh UMKM Ijen Batik, di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur yang cukup unik. Pasalnya, ide pertama kali itu kata Andriyanto Owner Ijen Batik, muncul saat sering menemui tape Bondowoso menggunakan besek. Kemudian dia berpikir untuk menggunakan kemasan dari besek.
“Selama ini di Bondowoso tape kan mayoritas pakai besek. Sekalian kan untuk mengenalkan tape, karena di Bondowoso besek identik dengan tape,” katanya.
Penggunaan besek ini, mulai Bulan Agustus kemarin. Yakni semenjak mendapatkan pesanan dari KPU Kabupaten/kota se Jawa Timur.
Owner Ijen Batik, Andriyanto menjelaskan, bahwa ke depan penggunaan kemasan besek ini, untuk batik premium dan pengiriman luar kota dan luar negeri. “Untuk pemesanan keluar negeri kita sudah kirim ke Hongkong, Australia, dan California,” jelasnya.
Menurutnya, untuk besek ini dipastikan aman ketika pengiriman ke luar kota atau ke luar negeri. “Karena selain besek ada pengamannya juga,” sambungnya.
Menegaskan Andri, bahwa Ijen Batik ini mulai digagas Juli 2017 lalu. UMKM ini berbasis di Desa Kemirian Kecamatan Tamanan. Tapi meskipun tempat produksinya ada di desa. Namun dia memanfaatkan promosi di media sosial.
“Berkat medsos juga, wisatawan dari luar negeri beberapa kali pernah datang ke tempat produksi,” tegasnya.
Bahwa aku Andri, pihakanya pernah diwadahi pemerintah untuk buka lapak di online, di Belanja.com, Tokopedia, dan BukaLapak.
Namun untuk batik harus PO, dan yang ready hanya bertahan satu minggu, dan dua minggu paling lama. “Jadi yang lebih maksimal di media sosial,” akunya.
Tak cukup itu, demi meminimalisir penggunaan plastik, usaha ini yang kemasan produknya menggunakan besek tersebut menurutnya juga membawa untung bagi pengrajin besek khusunya di Bondowoso.
“Penggunaan besek ini untuk mengurangi plastik dan print-prinan. Biasanya saya melihat penggunaan packing selama ini menggunakan prinan terus ada plastiknya juga. Kita go green, kita memesan pada pengrajin, tepatnya di Kecamatan Curahdami Kabupaten Bondowoso,” ungkapnya.
Bahkan desain UMKM Ijen Batik Tamanan Bondowoso ini, juga pernah dipakai Menpora dan Presiden Jokowi di SEA Games 2018 kemarin. Yang sampai saat ini, Ijen Batik Bondowoso mempekerjakan 35 orang. Itu karyawan tetap, setiap hari kerja. “Pemberdayaan masyarakat sekitar, yang juga terdiri dari ibu-ibu,” pungkasnya. (mb11)

Tags: