Syaiful Ditahan, Ratih dan Dini Dicekal

Penyidik Kejari Tanjung Perak menahan mantan anggota DPRD Kota Surabaya, Syaiful Aidy, selaku tersangka dugaan korupsi Jasmas Pemkot Surabaya 2016, Selasa (3,9). [abednego]

Dugaan Kasus Korupsi Jasmas 2016
Kejari Perak, Bhirawa
Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak menahan mantan anggota DPRD Kota Surabaya, Syaiful Aidy, Selasa (3/9). Penahanan dilakukan lantaran tersangka dugaan kasus korupsi dana Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya 2016 ini, sudah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik.
Sedangkan dua tersangka lainnya anggota DPRD Kota Surabaya, Ratih Retnowati dan mantan anggota dewan, Dini Rijanti pihak Kejaksaan akan melakukan jemput paksa dan cekal.
Tim penyidik Kejari Tanjung Perak menangkap Syaiful di kediamannya, Jl Ngesong, Dukuh Kupang, Surabaya sekitar pukul 11.20 WIB. Didampingi kuasa hukumnya, tersangka kemudian dibawa ke kantor Kejari Tanjung Perak dan menjalani pemeriksaan di ruang pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan. Sekitar dua jam lebih, atau pukul 14.17 WIB penyidik menahan mantan wakil rakyat tersebut.
“Sesuai SOP(Standar Operasional Prosedur), kalau tiga kali tidak hadir dalam pemeriksaan, kami lakukan upaya hukum, salah satunya jemput paksa. Tersangka kami tahan di Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas I Surabaya pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim,” kata Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tanjung Perak, Lingga Nuarie, Selasa (3/9).
Disinggung mengenai upaya hukum terhadap dua tersangka, yaitu anggota DPRD Kota Surabaya, Ratih Retnowati dan mantan anggota dewan, Dini Rijanti. Lingga mengaku upaya hukum yang dilakukan Kejaksaan ada dua, yaitu jemput paksa dan cekal. Terhadap kedua tersangka ini, Lingga memastikan akan melakukan upaya hukum cekal.
Upaya cekal ini, Sambung Lingga, akan dikoordinasikan dengan Kepala Kejari (Kajari) Tanjung Perak. Namun pihaknya memastikan tindak tegas yang dilakukan Kejaksaan terhadap keduanya adalah upaya cekal.
“Hari ini kami bersurat (cekal) ke pusat, dari pusat selanjutnya baru mendistribusikan ke Kantor Imigrasi. Cekal itu untuk tersangka Ratih Tenowati dan Dini Rijanti,” tegas Lingga.
Kapan surat cekal itu akan diyanagkan, Lingga mengaku hari ini (kemarin) atau paling lambat besok (hari ini) surat cekal dilayangkan. Upaya itu menurut Lingga, merupakan SOP yang dipunyai Kejaksaan. Sebab sudah ketiga kalinya tersangka tidak memenuhi panggilan penyidik Pidsus Kejari Tanjung Perak.
“Kami sudah layangkan panggilan sampai tiga kali, tapi ketiganya tidak hadir. Sehingga kami melakukan jemput paksa kepada tersangka Syaiful dan upaya cekal terhadap dua tersangka lain dalam kasus Jasmas,” pungkasnya.
Sementara itu, kuasa hukum Syaiful Aidy, Bahrul Ulum Selo Pamungkas mengatakan, sejauh ini pihaknya belum berencana mengajukan penangguhan penahanan. Pihaknya memilih fokus pada sidang pra peradilan yang akan digelar pekan mendatang.
Dalam kasus ini Syaiful dan dua tersangka lain mengajukan pra peradilan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas penetapan tersangka tersebut. Permohonan pra peradilan diajukan karena penyidik Kejari Tanjung Perak Surabaya dinilai telah menetapkan mereka sebagai tersangka tanpa melalui prosedur hukum yang benar.
“Kami menilai ada prosedur yang dilanggar kejaksaan. Salah satunya, hingga saat ini klien kami tidak pernah menerima SPDP (Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) atas perkara itu (Jasmas),” tandas Bahrul. [bed]

Tags: