Sukseskan Porprov, KONI Tuban Maksimalkan Hibah

H Mirza Ali Manshur, ST MM

Tuban, Bhirawa
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tuban, telah memaksimalkan anggaran hibah 2019 dari Pemkab guna mensukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jatim di Bumi Wali Tuban.
Ketua Umum KONI Tuban, H Mirza Ali Manshur menyampaikan, KONI Tuban mendapatkan anggaran sebesar Rp 7,5 miliar dari APBD di 2019.
“Sebagian besar dana hibah ini akan dialokasikan untuk penyelenggaraan 12 Cabang Olahraga (Cabor) Porprov Jatim di Tuban,” kata Mirza.
Saat ini Pemkab Tuban mengintruksikan pada KONI agar memprioritaskan dana hibah tersebut untuk pelaksanaan dan kontingen Kabupaten Tuban di Porprov Jatim.
“Karena itu 50 persen lebih anggaran 2019 akan kita pergunakan untuk Porprov Jatim di Tuban,” imbuhnya. Dijelaskan, anggaran utama pelaksanaan Porprov Jatim di Tuban bersumber dari dana hibah Koni Tuban. Selain juga tambahan anggaran dari Disparbudpora Tuban dan KONI Provinsi Jatim.
Mirza menilai anggaran sebesar 7,5 milyar rupiah tersebut kurang jika dipergunakan untuk pelaksanaan Porprov Jatim dan pembinaan di KONI Tuban disepanjang 2019.
“Namun demikian, jika memang kurang, kita juga dijanjikan oleh Pemkab akan menambahkan alokasi dana melalui PAPBD 2019,” bebernya.
Diharapkan pelaksanaan Porprov Jatim di Tuban yang akan diselenggarakan mulai 06 Juli 2019 mendatang berjalan lancar dan sukses dalam prestasi.
Pada sisi lain, KONI Tuban, juga menjamin bahwa pelaksanaan Porprov VI Jatim 2019, tidak mengganggu pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tuban pada 10 Juli 2019 mendatang, karena sebagaian besar pelaksanaan Porprov Jatim yang diselenggarakan di Bumi Wali Tuban berpusat di wilayah kota, sehingga tidak mengganggu jalannya Pilkades yang ada di desa-desa.
“Kita pastikan Porprov ini tidak mengganggu pelaksanaan Pilkades serentak di Tuban,” kata Mirza.
Ditambahkan, KONI Kabupaten Tuban juga sudah berkomunikasi dengan KONI Provisni Jatim, serta pihak terkait, bahwa pelaksanaan Porprov nanti sama sekali tidak akan menghambat proses Pilkades serentak.
Terkait dengan bersamaanya jadwal Porprov dan Pilkades tersebut, Mirza menjelaskan bahwa hanya ada satu Cabor yaitu Paralayang yang dimajukan pelaksanannya karena berada di Desa.
“Agar penyelenggaraan Paralayang tidak berbarengan dengan Pilkades di dua desa lokasi Pelaksanaan Paralayang,” imbuhnya.
Sementara untuk Cabor yang lain, lanjutnya, pelaksanaannya masih tetap sesuai jadwal, karena berlokasi di Kota dan tidak mengganggu. [hud]

Tags: