Sukses Jaring 16 PSK, Wabup Situbondo Beri Penghargaan Anggota Satpol PP

Wabup Situbondo, Yoyok Mulyadi saat memberikan penghargaan kepada personil Satpol PP yang sukses menjaring 16 PSK. [ sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Sebanyak 11 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Situbondo menerima penghargaan dari Wakil Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi.
Wabup yang juga menjabat sebagai Ketua Kopeltibkab (Koordinator Pelaksana Ketertiban Kabupaten Situbondo) itu memberikan apresiasi atas kinerja Satpol PP yang berhasil menjaring belasan PSK belum lama ini.
Menurut Wabup Yoyok, pemberian apresiasi atau reward berupa uang kepada personel Satpol PP yang berhasil merazia 16 PSK di sejumlah tempat eks lokalisasi selama dua kali operasi.
Selain itu, imbuh mantan Kadis PUPR Kabupaten Situbondo itu, keberhasilan tersebut berkat kinerja Satpol PP sehingga mampu mengungkap beberapa PSK yang mengidap HIV/AIDS.
“Saat ini para PSK itu sedang menjalani rehabilitasi di Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Pemprov Jawa Timur,” terang Wabup Yoyok.
Kata Wabup Yoyok Mulyadi, penyerahan penghargaan yang diberikan tersebut nilainya tidak seberapa, melainkan hanya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi anggota Satpol PP yang memiliki kinerja membanggakan. Disamping itu, kupas Wabup Yoyok, untuk menjaring PSK dengan jumlah yang cukup banyak tidak mudah dan perlu strategi tertentu.
“Ini (penghargaan, red) hanya sebagai pelecut agar personel Satpol PP yang lain ikut serta termotivasi untuk meningkatkan prestasi dan kinerjanya,” papar Wabup Yoyok.
Wabup Yoyok Mulyadi kembali menegaskan, pelaksanaan razia di eks lokalisasi dan warung remang-remang harus intens di laksanakan. Dengan menggalakan operasi, ungkapnya, setidaknya akan membuat PSK asal luar daerah takut untuk datang ke Kabupaten Situbondo.
Termasuk juga, tegasnya, bagi para lelaki hidung belang memiliki ketakutan yang sama dengan giatnya operasi razia oleh Satpol PP. “Razia saya minta terus digalakkan,” papar Wabup Yoyok Mulyadi.
Sementara itu Masyhari Kepala Satol PP Kabupaten Situbondo menambahkan, selama ini Pemkab Situbondo tidak pernah melakukan pembiaran adanya praktek prostitusi yang ditengarai berkembang di Situbondo.
Bahkan sesuai amanah Perda, aku dia, Pemkab Situbondo telah melakukan langkah-langkah penertiban atas masalah tersebut. Dari data yang ada di Satpol PP, sebut Masyhari, selama dua kali operasi Satpol PP berhasil menjaring 16 PSK yang tersebar di sejumlah eks lokalisasi.
“Misalnya di Gunung Sampan, warung remang-remang Desa Kotakan serta di eks lokalisasi Bandhengan dan warung remang-remang di Desa Klatakan,” terang Masyhari.
Mantan Camat Kota Situbondo ini menegaskan, Satpol PP berhasil menjaring PSK dengan jumlah besar karena melakukan operasi senyap dan tersembunyi. Bahkan untuk menjaring PSK di warung remang-remang yang sering berkedok berjualan, tandas mantan Lurah Dawuhan itu, personil Satpol PP harus menyamar sebagai lelaki hidung belang. [awi]

Tags: