Student Company SMK Negeri 3 Buduran, Sidoarjo

Suasana antrian dalam penjualan saham SanG SC SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo

Jalankan Kegiatan Jual Beli Saham, Luncurkan Produk Jam Kayu Teknologi
Sidoarjo, Bhirawa
Seperti layaknya perusahaan yang sesungguhnya, para siswa di SMKN 3 Buduran, Sidoarjo mendirikan SanG Student Company (SSC). Aktifitas jual beli saham, produksi barang hingga kegiatan Corporate Social Masyarakat (CSR) berjalan sebagaimana perusahaan beroperasi.
Hal itu terwujud dalam program student company, SMK Negeri 3 Buduran, Sidoarjo. Ferina Putri Soedjono, President SanG SC mengatakan, SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo merupakan salah satu dari sekian banyak SMA/SMK yang telah menjalin kerja sama dengan pihak PJI dan Citi Foundation dalam program Student Company. Program tersebut bertujuan untuk membentuk jiwa wirausaha pada siswa dan mencetak wirausahawan muda. Kerjasama yang dibangun antara ketiga pihak tersebut melahirkan perusahaan siswa bernama SanG Student Company, perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan limbah kayu.
Menurutnya, SanG SC meluncurkan produk berupa JKT, yang terbuat dari limbah kayu palet dan memiliki banyak fungsi. “Produk kami memiliki 3 fungsi utama. Pertama, sebagai jam yang dilengkapi alarm. Kedua, sebagai alat pengusir nyamuk dengan menggunakan gelombang suara 40 kHz. Ketiga, sebagai kotak multifungsi untuk menyimpan alat tulis atau perlengkapan pribadi seperti gunting dan sebagainya,” katanya, kemarin (23/4).
JKT diperkenalkan saat kegiatan launching SanG SC pada tanggal 22 Januari 2019 lalu. Saat peluncuran, sudah ada 3 JKT terjual dengan harga Rp 120 ribu. Selain memperkenalkan perusahaan dan produk inovasi mereka, SanG SC juga melakukan penjualan saham dengan harga Rp 20 ribu per lembar saham.
Saham yang dipersiapkan berjumlah 56 lembar dari total saham sebanyak 75 lembar. Sehingga dari aktivitas penjualan saham dapat dikumpulkan modal sebesar Rp 1.500.000 yang nantinya akan digunakan untuk membiayai aktiviatas perusahaan. Saham beserta devidennya akan dikembalikan pada saat likuidasi, yang dijadwalkan sekitar bulan Mei 2019.
Setelah kegiatan launching, SanG fokus untuk memproduksi dan memasarkan produk mereka. Dalam menarik perhatian konsumen, SanG melakukan pemasaran dalam bentuk online dan offline. “Dalam pemasaran online, kami membuka toko online di Tokopedia dan mempromosikan produk kami di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Whatsapp. Sedangkan untuk pemasaran offline, kami melakukan survey dan bekerjasama dengan beberapa toko jam di daerah Sidoarjo,” ungkap siswi kelas X TJK 2.
Jadi, layaknya perusahaan pada umumnya, SanG SC juga melakukan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibilty) merupakan suatu konsep serta tindakan yang dilakukan oleh suatu perusahaan sebagai rasa tanggung jawabnya terhadap sosial di lingkungan sekitarnya. “Kegiatan CSR yang dilakukan oleh SanG berupa pemberian materi dan penanaman bibit pohon. Kegiatan yang diberi julukan Atarashii Attendance itu dilakukan di SDN Siwalan Panji pada 16 Maret 2019,” katanya.

Management Advisor PJI Mr Robert Gardiner dan Kasek SMKN 3 Eko Agus Budi Priyatna saat launching SanG SC

Vice President of Public Relations SanG, Nanda Syashi Novia Putri mengungkapkan bahwa kegiatan CSR SanG bertujuan untuk memperkenalkan perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, kami juga mengajak siswa kelas IV SDN Siwalan Panji untuk menghijaukan lingkungan melalui kegiatan menanam pohon di lingkungan sekolah. “Dalam kegiatan tersebut SanG juga memberikan materi tentang demam berdarah, karena ini terkait dengan fungsi produk sebagai pengusir nyamuk,” ungkapnya.
Mengenai perencanaan selanjutnya, M. Rafel Yocinanda selaku Vice President of Production, menjelaskan bahwa SanG tengah dalam tahap pembuatan produk baru. “Untuk rencana kedepan SanG akan melakukan inovasi produk, tidak hanya JKT tetapi produk lain yang basicnya terbuat dari kayu dengan bentuk produk yang berbeda. Melalui proses trial and error, kami mencoba untuk membuat produk dengan varian baru seperti mini JKT dan produk lain yang sedang kami persiapkan,” ujarnya.

Dilatih untuk Wujudkan Perusahaan Sendiri
Prestasi Junior Indonesia adalah lembaga NGO yang selama ini mendampingi dan memberikan bimbingan kepada siswa untuk berlatih berwirausaha. “Dalam berlatih wirausaha, siswa dilatih membangun perusuhaannya sendiri dengan membuat Bussiness Plan, membuat produk, memasarkannya dalam kurun waktu tertentu,” tutur Kepala SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo Eko Agus Budi Priyatna, Selasa(23/4).
Lanjutnya, hasil kinerja siswa dan kinerja perusahaan siswa, profit yang diperoleh akan dinilai oleh PJI untuk dilombakan. “Peran PJI dalam melatih dan membentuk jiwa wirausaha pada siswa kami sangat baik. Bersama guru kewirausahaan mereka memberikan pelatihan pengetahuan maupun praktik di lapangan. Sehingga siswa dapat belajar secara real,” tegasnya. [ach]

Tags: