SMPN 4 Panji, Sekolah Berbasis IT di Situbondo

Kasek SMPN 4 Panji, Kabupaten Situbondo Drs M Ismail Ali Yasin MPdi didampingi pengurus komite sekolah saat acara pelepasan siswa, Selasa (30/4). [sawawi]

Gagas Program Pembelajaran Berbasis IT dan Ketuntasan Kurikulum
Kabupaten Situbondo, Bhirawa
SMPN 4 Panji Kabupaten Situbondo kian berbenah, baik program intra sekolah maupun ekstra sekolah. Ini dilakukan sejak kepemimpinan Kepala Sekolah Drs M Ismail Ali Yasin MPd, dalam beberapa tahun terakhir ini. Meski letak sekolah berada di pinggiran kota, SMPN 4 Panji terus berinovasi dan siap bersaing dengan sekolah SMPN yang lain. Komitmen itu sedikit demi sedikit sudah mulai membuahkan hasil yang membanggakan. Terbukti, saat ini berhasil mewujudkan program program unggulan dibidang pembelajaran peserta didik. Program ini disampaikan saat acara pelepasan 43 peserta didik kelas IX yang didampingi Sekretaris Komnasdik Kabupaten Situbondo Drs Totok Suroto.
Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 4 Panji, Drs M Ismail Ali Yasin MPdi mengatakan, ia bersama seluruh keluarga besar SMPN 4 Panji, mulai pendidik dan tenaga kependidikan serta jajaran pengurus komite sekolah berkomitmen untuk terus memajukan kualitas pembelajaran kepada peserta didik. Satu diantaranya yang sudah digagas, kata Ismail, merealisasikan program unggulan dengan sistem pembelajaran IT (informasi tehnologi). “Kami terus melengkapi kebutuhan sarana prasarana sekolah sehingga terwujud sekolah berbasis informasi tehnologi,” tegas mantan Kepala Sekolah SMPN 5 Panji itu.
Tak hanya itu saja, kupas Ismail, SMPN 4 Panji juga menggagas program unggulan dengan sistem pembelajaran ketuntasan kurikulum. Program ini mengandung makna, urai Ismail, SMPN 4 Panji memberikan pembelajaran kepada peserta didik dengan kurikulum yang lengkap. Ismail menambahkan, dengan berbasis ketuntasan kurikulum ini semua siswa atau peserta didik menerima materi bahan ajar sesuai dengan kurikulum yang ada. “Sehingga peserta didik yang lulus akan paripurna dalam menerima sistem pembelajarannya,” ucap Ismail usai meresmikan acara pelepasan siswa kelas IX, Selasa (30/4).
Mantan PLH Kepala Sekolah SMPN 1 Situbondo itu kembali menuturkan, lembaga pendidikan yang ia pimpin juga merealisasikan sistem pembelajaran kajian kitab kuning. Ismail lalu mencontohkan, adanya sistem daurah maka dari fashlon ke fashlon yang ada dalam pembelajaran dalam kita kuning tidak akan dilanjutkan ke sistem pembelajaran selanjutnya jika belum tuntas secara keseluruhan. “Dengan sistem pembelajaran ini, peserta didik kami bisa menguasai ilmu lmu umum sekaligus ilmu ilmu agama secara lengkap,” tutur Ismail.
Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Hasan Basri MPd, sangat mengapresiasi pelaksanaan program unggulan sistem pembelajaran IT dan sistem pembelajaran ketuntasan kurikulum yang dijalankan SMPN 4 Panji. Hasan terus mendukung semua inovasi yang dirancang kepala sekolah bersama seluruh stake holder yang ada di SMPN 4 Panji, sehingga kedepan semakin maju. “Kami terus memotivasi segala upaya yang di lakukan SMPN Panji guna menciptakan sekolah yang maju dimasa mendatang,” pungkas mantan Kasi Sarpras Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Situbondo itu.

Satu-Satunya SMP Negeri di Situbondo Berbasis Aswaja
Memasuki era digital saat ini, SMPN 4 Panji Kabupaten Situbondo tidak hanya fokus kepada penguasaan pelajaran berbasis IT semata, sebaliknya seluruh peserta didik harus menguasai pelajaran keagamaan atau religius. Ini dilakukan selain untuk meningkatkan akhlak dan moral peserta didik juga untuk membentengi serbuan dari adanya informasi yang negatif atau berita bohong (hoax) yang belakangan kian meresahkan para generasi muda bangsa di Tanah Air. Salah satunya SMPN 4 Panji memberikan pelajaran BTHTQ (baca tulis hafal terjemahan Alquran). Dengan program ini, SMPN 4 Panji tercatat sebagai satu satunya SMP Negeri berbasis aswaja (ahli sunnah wal jamaah) di Kota Santri Situbondo.
Kepala Sekolah SMPN 4 Panji, Drs M Ismail Ali Yasin MPdi, menandaskan, pemberian pembelajaran BTHTQ ini dirasa sangat penting karena peserta didik akan memiliki berbagai serapan ilmu imu agama selain serapan ilmu ilmu umum. Ismail menambahkan, semua peserta didik juga diberi pembinaan dengan peningkatan dibidang akademik dan non akademik selama menimba ilmu di SMPN 4 Panji, Situbondo. “Kami juga melakukan beberapa kerjasama dengan berbagai pihak dan lembaga pendidikan yang ada di Kota Santri Situbondo. Sehingga program yang telah dicanangkan dapat memberikan manfaat bagi peserta didik serta dapat memiliki kecakapan ilmu bagi semua peserta didik,” terang Ismail.
Ketua OSIS SMPN 4 Panji Situbondo, Nur Aisyah, menimpali, ia bersama peserta didik yang lain mengaku senang atas semua program yang telah dicanangkan pihak sekolah. Yang paling Nur Aisyah rasakan adalah SMPN 4 Panji tak hanya memfokuskan diri sebagai sekolah negeri yang mengejar prestasi akademik semata, melainkan juga menanamkan semua peserta didik untuk menguasai ilmu ilmu keagamaan. “Termasuk penguasaan ilmu BTHTQ dan penguasaan bacaan kitab kuning ini sangat membawa nilai positif bagi semua siswa,” pungkas Nur Aisyah kemarin. [awi]

Tags: