SMANOR Bina Atlet Muda untuk Jatim dan Nasional

Plt Kepala Dinas Pendidikan Jatim Hudiyono didampingi Kepala Sekolah SMANOR saat memberikan motifasi kepada siswa SMANOR. [wawan triyanto]

Sidoarjo, Bhirawa
Keberadaan ekolah Menengah Atas Negeri Olahrga (SMANOR) hingga saat ini cukup menguntungkan bagi pembinaan atlet usia muda. Terbukti banyak siswa maupun alumni sekolah yang berada di Sidoarjo itu kini bergabung dengan Puslatda Jatim maupun Pelatnas.
Beberapa alumni SMANOR juga berhasil meraih juara di di event bergengsi seperti SEA Games maupun Asian Games. Bahkan sudah ada yang berhasil menjadi juara dunia seperti, dua atlet pencak silat Pranoto (juara dunia pencak silat 2010 yang digelar di Jakarta) dan Sarah Tria Monita (juara dunia Pencak Silat di Bali 2016). Sarah juga meraih medali emas Asian Games 2018.
Meihat prestasi itulah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Jatim Hudiyono terus mendorong agar para siswa SMANOR berlatih dan menerapkan disiplin tinggi selama menempuh pendidikan dan latihan di SMANOR.
Ia berharap para siswa bisa memberikan yang terbaik bagi Jatim maupun Indonesia. “Ibaratnya sekarang kalian itu bertapa untuk memperdalam ilmu dan kemudian meraih prestasi di masa mendatang,” kata Hudiyono saat ditemui pada apel pagi di SMANOR, Selasa (10/9).
Lebih lanjut, pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Sosial (Kesos) Setdaprov Jatim itu mengatakan, SMANOR harus terus menyumbangkan atlet terbaiknya baik untuk Jatim maupun Indonesia. Sebab selama ini prestasi para siswa di sekolah olahraga milik Pemprov Jatim itu cukup moncer.
Terbukti mulai Bulan Januri hingga Agustus para siswa berhasil mengumpulkan 207 medali di kejuaraan regional, 51 medali nasional dan 10 medali internasional.
Jumlah medali itu masih bisa bertambah karena ada beberapa event baik regional, nasional maupun internasional yang akan diikuti oleh siswa SMANOR. Salah satunya adalah di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang selama ini menjadi ajang multievent bergengsi di level pelajar. “Ingat, seorang atlet harus memiliki disiplin tinggi dan tidak mudah menyerah. Kalian harus terus berlatih karena tenaga kalian sangat dibutuhkan oleh Jatim maupun Indonesia,” katanya.
Sementara itu Kepala Sekolah SMANOR Suswanto raihan medali siswanya bisa bertambah hingga akhir 2019, terutama untuk level internasional. “Saya berharap prestasi siswa terus semakin membaik, terutama di ajang internasional,” katanya. [wwn]

Tags: