SMA Swasta se-Bondowoso Semarakkan Kemah Kebangsaan Jatim

Kontingen kemah asal SMA swasta se-Kabupaten Bondowoso diberangkatkan dalam acara kemah kebangsaan tingkat Provinsi Jatim, Selasa (22/10). [sawawi]

Situbondo, Bhirawa
Dalam rangka ikut mengimplementasikan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014, tentang pendidikan kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang wajib pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah, Dinas Pendidikan Provinsi Jatim mengadakan pelatihan kepramukaan tingkat penegak khusus jenjang SMA melalui kemah kebangsaan, sejak Selasa (22/10).
Kegiatan ini akan berakhir hingga Kamis (24/10) mendatang yang dihelat di Camping Ground Pintu Langit, Jl Raya Tulang, Leduk Kecamatan Prigen, Pasuruan.
Menurut Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) Kabupaten Bondowoso, Hosni SAg, peserta kemah kebangsaan adalah siswa SMA Negeri dan swasta se Provinsi Jatim yang aktif dalam kegiatan kepramukaan dengan sejumlah persyaratan. Diantaranya, sekolah mendaftarkan peserta didik melalui aplikasi Isma, berseragam pramuka, membawa jas hujan ponco, membawa surat tugas dari pejabat yang berwenang, membawa kartu pelajar dan foto serta banyak persyaratan penting lainnya.
“Itu yang harus dibawa dalam kelengkapan pribadi peserta kemah kebangsaan tahun ini,” tegas Hosni.
Masih, kata Hosni, ada hal penting lain yang harus dibawa peserta kemah kebangsaan tahun 2019. Diantaranya, sebut Hosni, peserta membawa baju daerah, membawa jajanan khas daerah, alat musik, alat membatik, satu produk penegak serta dua buah kompas bidik.
Ini perlu disiapkan karena seluruh rangkaian kegiatan di laksanakan di lokasi outdoor. Sementara pihak sekolah, aku Hosni, diminta untuk menyeleksi siswa siswi pendamping yang akan diikutkan dalam kemah kebangsaan. ”Tiap siswa kondisi fisiknya harus tahan, sehat dan berusia muda,” kupas Hosni.
Hosni kembali menambahkan, di lokasi kemah kebangsaan tahun 2019 ini para peserta akan mengulas berbagai karya inovasi yang dimiliki, terutama yang terkait erat dengan bidang tehnologi tepat guna, sistem aplikasi, jasa, karya seni terapan dan bidang yang lain. Para peserta, lanjut Hosni, diminta untuk melengkapi biodata serta membawa botol minuman yang akan dipakai selama kegiatan kemah kebangsaan berlangsung.
“Jangan lupa juga para peserta kemah kebangsaan harus membawa obat obatan pribadi dan membawa peralatan penting lainnya seperti alat kelengkapan mandi,” pungkas Hosni. [awi]

Tags: