Siswa SMA Al Fattah Terpilih Jadi Tutor Sebaya

Siswa yang terpilih jadi Tutor Sebaya sedang memperdalam berbicara bahasa arab.

Sidoarjo, Bhirawa
Setelah mengikuti beberapa tahapan sosialisasi dan seleksi, ada sebanyak 50 siswa putra dan putri SMA Al Fatah Buduran Sidoarjo terpilih menjadi Tutor Sebaya. Peran mereka sebagai penggerak bahasa arab kepada teman-temannya. Untuk peningkatan kualitas skill berbahasa arab yang efektif dan komunikatif.
Mereka terseleksi sebagai Tutor Sebaya dalam program Kemitraan Masyarakat (PKM) GRRAB (Gerakan Berbahasa Arab) melalui Tim Abdimas (Pengabdian Masyarakat) Umsida, Khizanatul Hikmah, S.S M.Pd dan Muhlasin Amrullah, S.Ud M.Pd.I bersama mahasiswa yang terlebih dahulu diakukan re-observasi terkait lingkungan berbahasa keseharian.
Ketua Tim Abdimas Umsida Khizanatul Hikmah mengatakan, kalau kegiatan PKM ini merupakan hibah dari Kemenristekdikti, yang pelaksanaannya bermitra dengan SMA Al Fattah Buduran Sidoarjo. Sedangkan untuk Abdimas itu merupakan bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen.
“Kami melaksanakan program ini mulai bulan Maret 2019 lalu, hingga pertengahan Juli 2019 ini. Kami ingin menghidupkan kembali bahasa arab sulit untuk berkembang, serta ingin mewujudkan iklim berbahasa (Bi’ah Lughowiyah),” katanya saat ditemui (10/8).
Menurutnya, proses penyeleksian Tutor Sebaya didasarkan atas kemampuan, kecakapan siswa dalam berbahasa arab. “Mereka juga harus memiliki penguasaan kosakata bahasa arab (mufradat) yang cukup banyak, mampu menjadi motivator dan memberikan bimbingan kebahasaan baik didalam pesantren maupun di sekolah. Juga, aktif berbahasa arab dan menjadi role model bagi siswa atau teman lainnya,” jelas dosen FAI Umsida ini.
Lanjutnya, Tim Abdimas bersama para guru di bidang bahasa arab melakukan tes lisan berbahasa arab terhadap siswa, tentang materi-materi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, serta melihat sejauh mana penguasaan kosakata bahasa arab (mufradat) yang dimiliki siswa.
“Hasilnya terpilihlah 50 orang siswa, 25 putri dan 25 putra, dari kelas X dan XI. Mereka ini diharapkan mampu menjadi penggerak teman-temannya dalam berbahasa arab,” pungkas Khizanatul Hikmah.
Salah satu guru SMA Al Fattah Buduran, Suci Mandanyanti, S.Pd mengaku kalau GRRAB melalui Tutor Sebaya ini sangat bagus. Karena kegiatan ini siswa bisa menjadi lebih berani dan aktif dalam praktek berbahasa arab. “Ketika siswa bersentuhan langsung dengan guru, kadang ada rasa sungkan dan enggan untuk berbicara dengan bahasa Arab. Dengan adanya teman sebaya yang memberikan pelatihan, mereka akan lebih maksimal dalam berbahasa, akhirnya iklim berbahasa arab yang baik akan terwujud,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan penerapan program tersebut juga mendapat respon siswa yang luar biasa. Mereka mengaku sangat senang karena bisa menambah ilmu dan menambah pengalaman. Apalagi tutornya adalah teman sendiri, jadi untuk melakukan komunikasi/tanyab tidak sungkan-sungkan lagi. “Saya lebih semangat belajar kalau tutornya teman sebanya,” ungkap Yunda Amami siswi kelas XI IPS ini. [ach]

Tags: