Sidoarjo Targetkan Peringkat II POR Jatim

Kepala Disporapar dan Ketua Panpel POR SD/MI sedang memberi pengarahan kepada para peserta.

Sidoarjo, Bhirawa
Kabupaten Sidoarjo akan mentargetkan peringkat kedua pada POR SD/MI Jatim 2021 mendatang. Target tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo Djoko Supriyadi saat membuka Pekan Olahraga (POR) SD/MI Sidoarjo 2019 di Gedung Serbaguna GOR Delta Sidoarjo, Selasa (10/9).
Pembukaan ditandai dengan serve bola voli mini. POR SD/MI Sidoarjo 2019 diikuti 18 kecamatan se-Sidoarjo dan melibatkan sekitar 750 atlet. Hadir pada pembukaan POR SD/MI Sidoarjo 2019, Ketua KONI Sidoarjo, Franki Effendi. Sesuai jadwal event ini akan berakhir, Sabtu (14/9).
“Semua kecamatan ikut di POR SD/MI Sidoarjo 2019. Dari POR SD/MI ini atlet yang berprestasi kami proyeksikan tampil di POR SD/MI tingkat Provinsi 2021 mendatang. Kita siap mulai sekarang,” kata Djoko Supriyadi kepada media.
Persiapan tampil di POR SD/MI tingkat Provinsi dilakukan jauh hari, karena menurut Djoko Supriyadi, Sidoarjo memasang target menembus dua besar. “Pada POR SD/MI terakhir 2017 lalu, kita masuk lima besar. Nah, pada POR SD/MI mendatang kami targetkan menembus dua besar. Itu sebabnya kami berharap, setelah event ini atlet tetap berlatih bersama klubnya atau di sekolah. Nanti menjelang tampil di provinsi mereka kita panggil lagi untuk melakukan persiapan,” paparnya.
POR SD/MI Sidoarjo 2019 menandingkan tujuh Cabang Olahraga (Cabor), atletik, bola voli mini, panahan, sepak takraw, catur, selam dan renang. “Semua Cabor yang kami tandingkan ini prioritas semua. Kami melihat anak-anak yang tampil ini semua unggulan di sekolahnya,” tandasnya
Usai mengikuti pembukaan, Ketua KONI Sidoarjo, Franki Effendi menyebut pelaksanaan Pekan Olahraga (POR) SD/MI Sidoarjo 2019 sangat bermanfaat bagi KONI Sidoarjo.
“KONI Sidoarjo punya kapasitas keterbatasan pada jangkauan didikan yang dibawah, di usia dini. Makanya, POR SD/MI ini punya peran besar terhadap penyaringan atlet-atlet Sidoarjo yang dimulai dari tingkatan SD sampai SMA,” kata Franki Effendi.
“Pembibitan atlet Sidoarjo ini punya peran penting, karena pada usia-usia tertentu atlet yang kemarin ikut Porprov bakal tidak bisa memperkuat Sidoarjo lagi. Itu sebabnya, kami butuh pembibitan atlet. POR SD/MI hingga SMA sebenarnya menjadi media kami untuk mencari atlet berprestasi yang dimulai dari penyaringan atlet,” jelas Franki Effendi yang didampingi Ketua Panpel POR SD/MI Sidoarjo 2019, M Bashori Alwi. [ach]

Tags: