Septi Rahmawati: Radikalisme Kampus Harus Dibasmi

Jakarta, Bhirawa.
Keberadaan dan eksistensi paham radikalisme telah lama merasuki dan mem pengaruhi perilaku para mahasiswa di kampus kampus. Paham radikal itu bahkan sudah merambah ke relung hati para siswa SMA dan SMP bahkan anak anak SD sekalipun. Tidak mengherankan, demo bergelombang yang kini marak, khususnya di Ibukota Jakarta, pelakunya lebih banyak anak anak dibawah usia dewasa.
Prihatin dengan kondisi anak muda yang tergerus paham radikal ini, Septi Rahmawati, Ketua Umum Kopri (Korps Putri) Pengurus Besar PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), mengajak milenial Indonesia, melawan paham radikalisme di kampus- kampus. Dia khawatir, paham radikalisme yang menyasar mahasiswa, jika dibiarkan berkembang biak, akan menjadi musuh besar bagi NKRI. Sekarang bahkan, kaum muda yang telah terpapar paham radikal, perilakunya berubah drastis. Mengarah keinginan untuk membangun negara sendiri (ISIS) dan mengabaikan NKRI.
“Kami prihatin, nuansa radikalisme Kampus terus berkembang. Hal tersebut bisa dilihat dari mahasiswa yang baru masuk, perangainya lain. Radikalisme juga telah merasuki kalangan intelektual, itu telah menjadi perhatian kami. maka dalam kaderisasi, kami kuatkan melalui doktrin-doktrin positif lewat mahasiswi kampus. Radikalisme Kampus Harus dibasmi,” papar Septi didepan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO), dalam audensi di DPD RI-Senayan, Senin (30/7). Septi meminta OSO menjad keynote speaker dalam acara Sekolah Kader Kopri (SKK) yang akan diselenggarakan di Makassar. OSO dianggap sosok yang tepat untuk memberikan semangat juang bagi kader kader PMII.
OSO Senator asal Kalimantan Barat ini berpendapat, perempuan memiliki peranan penting dalam perjuangan aspirasi. tidak hanya aspirasi perempuan saja, tapi juga dalam membangun daerah. Bila daerah makmur, maka Indonesia Maju dan Makmur akan terwujud. Perempuan Indonesia, bisa mengemas daerahnya masing masing untuk memaksimalkan daerah melalui utusan daerah yakni DPD, kata OSO. [Ira]