Seni Drama Media Efektif Tumbuhkan Karakter Anak

Penampilan Seni Drama oleh mahasiswa Prodi PGSD UMM Sabtu akhir pekan kèmarin.

Malang, Bhirawa
Perilaku anak-anak saat ini cenderung lebih dewasa, jauh melampaui usianya. Itu disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah tayangan televisi yang kurang mendidik, atau abainya orang tua saat anak mengakses internet. Karena itu, seni drama, dinilai menjadi salah satu media pembelajaran efektif untuk menumbuhkan karakter baik anak.
Ramadhani, ketua pementasan Drama Anak bertajuk bertajuk Membangun Karakter Bangsa Melalui Sastra Anak, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (29/6) mengutarakan penyampaian pesan moral dalam drama disampaikan secara halus. Karena anak perlu dicontohkan agar lebih paham
Ia bersama kawan-kawannya berharap, anak-anak dapat bertumbuh kembang sesuai dengan tahap yang sudah ideal. Anak-anak, terkhusus usia Sekolah Dasar, kata dia harusnya tumbuh dengan alami. Tidak dewasa sebelum waktunya. Agar pula menjadi pribadi yang baik yang dapat membangun bangsa di hari mendatang.
Gelaran seni bermain peran ini setidaknya mengusung tema religiusitas, nasionalisme, gotong royong dan kemandirian yang selayaknya dimiliki anak-anak. Sub-tema tersebut berangkat dari keresahan Dhina dan kawan-kawan. Drama tersebut dimainkan langsung oleh para mahasiswa yang juga disaksikan secara umum. Misalnya pada lakon Andina yang harus meneguk pil pahit kehidupan setelah ditinggal sang Ayah. Akhirnya sang Ibu menjadi ujung tombak keluarga. Hanya Andina, anak semata wayang yang dimiliki sang Ibu. Alhasil, kepergian Ayah membuatnya berubah seketika.
Tanpa disadari, segala perilaku dan keputusan yang diambil Andina menjadi sebuah harga yang membuat Andina hanya akan menikmati hal yang menanti di depannya. Ia harus menanggung segala kepedihan atas perilaku yang dibuatnya sendiri. Pil itu bernama penyesalan.
Sementara itu Arina Restian, SPd, MPd, Sekretaris Prodi PGSD. Baginya, segala hal yang dipelajari oleh mahasiswanya harus benar-benar dipraktikkan agar melekat dalam pikiran. Ujian praktik mahasiswa Prodi PGSD semester empat ini sedianya memang bertujuan membangun karakter anak. Materi di kelas saja kurang, maka perlu ada penerapan secara langsung. [mut]

Tags: