SDM 9 Surabaya Peringati 1 Muharam dengan Pawai Taaruf

Para siswa mengenakan busana muslim dari berbagai negara dan membawa atribut Islami dalam pawai ta’aruf yang digelar dalam rangka Peringatan Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1441. [trie diana]

Surabaya, Bhirawa
Ikut menyemarakkan datangnya Tahun Baru 1 Muharram 1441 Hijriah, SD Muhammadiyah 9 Sukolilo, Surabaya menggelar pawai ta’aruf dengan tema Unity in Diversity, di sekitaran sekolahan yakni di Jl Raya Sukolilo, Jl Tambak Deres, Jl Larangan hingga Jembatan Surabaya. Pawai Ta’aruf ini diikuti siswa kelas I hingga kelas VI, para staf pengajar dan orang tua wali murid.
Menurut Kepala SD Muhammadiyah 9, Ustadzah Yeni Ekowati SPd, tentang Unity in Diversity yang bermakna adanya keberagaman di Indonesia tidak hanya, tentang keberagaman suku, agama, bahasa dan budaya. Tetapi juga keberagaman Warga Negara Asing (WNA) terutama yang Muslim, diantaranya Arab, Palestina, Turki dan Negara muslim lainnya.
Selain itu, bertepatan dengan moment Tahun Baru Hijriah 1441 ini juga dikenalkan berbagai macam budaya dunia. Khususnya budaya – budaya yang kental dengan ciri khas Islami sehingga para siswa tidak takut menggunakan atribut Muslim.
“Dengan dikenalkannya budaya Islam ini kepada para siswa diharapkan mereka kelak ketika dewasa tetap menjaga Ukhuwah Islamiah. Dan yang tidak kalah pentingnya tetap menjaga rasa memiliki agamanya lebih tinggi,” tegas Ustadzah Yeni ketika ditemui usai mengawal siswanya pawai ta’aruf. Pada pawai ta’aruf ini masing – masing kelas mengangkat tema yang berbeda – beda. Misalnya untuk siswa kelas I mengangkat tema busana tentang Haji dan Save Palestina, kelas II mengangkat tema pejuang Muslim Indonesia yang juga kebanyakan dari tokoh – tokoh Muhammadiyah seperti Jenderal Sudirman, Nyai Walidah atau KH Ahmad Dahlan, kelas III mengangkat tema busana pesantren modern, kelas IV mengangkat tema mujahid mujahidah cilik, kelas V mengangkat tema ikon Kota Surabaya, dan kelas VI mengangkat tema Kingdom of Arabic. Yang menarik selain 254 siswa yang mengikuti pawai ta’aruf juga orang tua wali murid ikut meramaikan peringatan Tahun Baru Hijriah di sekolah yang terletak di Tepi Pantai Kenjeran ini.
Usai pawai juga dipilih kostum terbaik dan kafilah terbaik. Selain itu, dalam moment memperingati datang Tahun Baru Hijriah 1 Muharram kemarin juga dibagikan 40 kacamata kepada para siswa yang mengalami gangguan penglihatan. Sebab sebelumnya ada pemecahan rekor MURI pemeriksaan mata gratis untuk 6 ribu siswa sekolah Muhammadiyah se Kota Surabaya yang terselenggara atas kerjasama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya dengan PT Danabakti SMI (Semangat Membangun Indonesia).  [fen]

Tags: