Satu CPNS Mundur, Satu CPNS Kabupaten Sidoarjo Gagal Seleksi BKN

Bupati Saiful Ilah, ketika menyerahkan SK Pengangkatan kepada salah satu CPNS tahun 2018, di Pendopo Delta Wibawa. [alikus/bhirawa]

(464 CPNS Sidoarjo 2018 Dapat SK Pengangkatan )

Sidoarjo, Bhirawa
Sebanyak 464 orang CPNS Kab Sidoarjo tahun 2018, yang Jum at (29/3) akhir pekan kemarin, telah menerima SK pengangkatan, diingatkan dengan serius oleh Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, agar bekerja dengan baik. Kalau selama setahun, dalam masa percobaan sampai melakukan pelanggaran, maka mereka bisa tidak lulus.
“Status saudara masih sebagai calon pegawai negeri sipil. Belum PNS. Sehingga selama setahun proses CPNS harus kerja dengan sungguh-sungguh, bila dinilai tidak baik selama masa percobaan dalam satu tahun, seperti melakukan pelanggaran, kurang disiplin, maka saudara bisa tidak lulus,” ujar Saiful Ilah, memberikan arahannya pada CPNS tersebut, ketika di Pendopo Delta Wibawa Pemkab Sidoarjo.
Karena itu, 464 orang CPNS tersebut diingatkan supaya senantiasa menjaga etika dan kedisiplinannya.
Serta menjaga norma dan aturan yang mengikat sebagai calon birokrat muda.
Dalam kesempatan yang sama, pejabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab Sidoarjo, Drs Toto Basuki MM, mengatakan jumlah total pelamar CPNS di Kab Sidoarjo yang digelar September tahun 2018 lalu adalah sebanyak 10.304 orang.
“Padahal quota yang dibuka di Sidoarjo adalah sebanyak 473 formasi jabatan,” kata Toto, yang juga Sekretaris BKD Kab Sidoarjo itu.
Setelah dilakukan seleksi administrasi, peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk melakukan tes ada sebanyak 6.700 orang. Dan yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 3.604 orang.
Dari seleksi tes CPNS yang dilakukan secara CAT ( computer asistet test ) itu, peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), akhirnya hanya sejumlah 466 orang saja.
Dengan rincian, untuk tenaga kependidikan sejumlah 280 orang, tenaga kesehatan sejumlah 99 orang dan tenaga teknis sejumlah 87 orang.
Namun dari 466 orang yang lolos tes tersebut, 1 orang akhirnya dinyatakan mengundurkan diri, karena tidak juga melakukan proses pemberkasan.
Karena mengundurkan diri, sebagaimana surat pernyataan yang dibuat dengan bermaterai, ia kena denda Rp25 juta.
Belum selesai itu saja. Dari 465 orang yang diusulkan ke badan kepegawaian negara (BKN) Kantor Regional II itu, masih terdapat 1 usulan orang yang tidak memenuhi syarat administrasi dari BKN. Sehingga hasil akhir peserta CPNS yang dinyatakan lolos penerimaan CPNS Kab Sidoarjo tahun 2018 lalu dan mendapatkan SK Pengangkatan total hanya sebanyak 464 orang saja.
Toto juga sempat menyebutkan, tujuh formasi jabatan yang tidak terisi, dari quota 473 CPNS tapi hanya terisi 466 CPNS itu, diantaranya dari tenaga honorer K2 sebanyak tiga orang, karena tidak memenuhi syarat.
Kemudian, dua formasi jabatan dari Dinas Sosial karena tidak ada pelamar. Satu formasi jabatan dari Tenaga Kearsipan dan satu formasi jabatan dari tenaga pengelola jembatan dan jalan, yang tidak hadir saat tes SKB. (kus)

Tags: