Sampai Agustus Terjadi 75 Kali Kebakaran, Kerugian Lebih Rp2 Miliar

Bojonegoro, Bhirawa
Hingga 19 Agustus 2019 di wilayah Bojonegoro , terjadi 75 kali kasus kebakaran dengan kerugian ditaksir mencapai angka Rp 2, 374 miliar.
Data tersebut meliputi kebakaran rumah sebanyak 24 kejadian dengan kerugian ditaksir mencapai angka Rp 1, 342 mikiar. Kebakaran hutan dan lahan sebanyak 21 Kali dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 65,500.000,-.
Selain itu, ada kebakaran kendaraan sebanyak 6 kali dengan kerugian mencaapi Rp 374, 200.000,-. Kebakaran tempat usaha sebanyak 15 kali dengan kerugian sebanyak Rp 592, 500,000. Ada kebakaran lain lain. Sebanyak 9 kali dengan kerugian mencapai Rp 300,000.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Andik Sujarwo melalui Kabid Pemadaman Sukirno menghimbau agar warga segera melapor ke Pos Kota Dinas Damkar yang berada di Jalan Ahmad Yani, Bojonegoro atau telpon di Call Center 0353 113.
Lanjut Sukirno, bisa juga menghubungi Pos bantu yang ada di Baureno, Kedungadem, Temayang, Ngambon dan Padangan.
“Bila sedang menyalakan kompor gas atau menyalakan tungku saat memasak jangan ditinggal dan harus ditunggui. Jangan membakar sampah bila terpaksa harus ditunggui sampai apinya benar benar padam. Bila selesai menggunakan peralatan listrik seperti setrika, hair dryer dan lain lain agar segera mencabut karena bisa terjadi konsleting listrik,” terangnya, kemarin (22/8).
Tak hanya itu, juga diimbau jika mencium bau gas dari kompor jangan menyalakan listrik atau alat yang menimbulkan api segera buka pintu jendela atau vintilasi lainnya. Tidak membuang puntung rokok sembarangan apalagi di semak semak yang kering dan jangan merokok sambil tiduran.
“Bila ada pemadaman listrik pada saat menyalakan lilin harus ditempatkan pada posisi yang aman. Di saat membuat perapian di kandang agar sampah didekatnya dibersihkan dan jangan dekat dengan dinding,”tukasnya.
Sukirno juga berpesan agar masyarakat di wilayah Bojonegoro ini agar selalu melakukan pencegahan agar tak terjadi musibah kebakaran tersebut. [bas]

Tags: