Ruang Kelas SDN Babadan I Runtuh

Ruang kelas IV SDN Babadan I Kecamatan Patianrowo runtuh akibat kayu atap lapuk dan tidak segera mendapat perbaikan dari Dinas Pendidikan. [ristika]

Nganjuk, Bhirawa
Selain di Pasuruan, kasus ambruknya sekolah juga terjadi di SDN Babadan I Kecamatan Patianrowo akibat bangunan yang sudah tidak layak pakai karena kayu sudah lapuk. Sebenarnya pihak sekolah sudah mengajukan perbaikan tetapi tidak ada tanggapan dari pihak Dinas Pendidikan setempat.
Kepala SDN Babadan I, Wariadi SPd mengatakan, pihak sekolah mengetahui kayu atap kelas IV, V dan VI sudah banyak yang lapuk, maka sejak Januari silam mengajukan permohonan rehab atau renovasi ke Dinas Pendidikan. Bahkan pihaknya juga sudah memindahkan ruang belajar mengajar murid. Sehingga tiga ruang tersebut tidak digunakan lagi.
Wariadi mengungkapkan atap kelas IV ambruk pada Jumat (1/11) lalu sekitar pukul 15.30. Setelah kejadian tersebut, sekolah langsung mengkosongkan ruang kelas V dan VI karena pihak sekolah khawatir akan terjadi hal serupa disaat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Sebab tiga ruang kelas IV, V dan VI yang direnovasi terakhir tahun 2013 kayu atapnya sudah tidak layak lagi atau lapuk parah bahkan pada lantainya-pun sudah mengalami penurunan.
“Dengan dikosongkannya 3 ruang kelas, praktis yang difungsikan hanya tiga ruang kelas dan 1 ruang perpustakaan. Sedangkan untuk dua kelas lainnya sementara meminjam rumah warga yang tidak jauh dari sekolah. Untuk kelas IV, V dan VI memakai ruang kelas I, II dan III sedangkan untuk kelas III menempati ruang Perpustakaan,” keluh Wariadi.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Drs Mokhamad Yasin, MSi mengaku telah mendapat laporan kalau SDN 1 Babadan roboh. Untuk itu Dinas Pendidikan akan melakukan renovasi pada awal tahun anggaran 2020. “Kami sudah melakukan pengecekan lokasi, maka dimungkinkan gedung SDN Babadan I direnovasi tahun 2020,” terang M Yasin. [ris]

Rate this article!
Tags: