RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo Belum Bayar Jasa Medis Tiga Bulan

Foto: Wawali Subri tinjau pelayanan RSUD dr Moh Saleh Probolinggo.

(Tunggu Pencairan Klaim dari BPJS)

Kota Probolinggo, Bhirawa
Para pegawai RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo yang mestinya mendapatkan pembayaran jasa medis (JM) harus bersabar. Sebab, sejauh ini rumah sakit pelat merah ini belum bisa mencairkan JM untuk empat bulan yang belum terbayar. Alasannya, masih menunggu klaim yang diajukan ke BPJS Kesehatan. Akan tetapi tidak menjadikan masalah, RSUD terus melakukan perbaikan pelayanan di segala bidang.
Masalah ini juga sudah diketahui olah Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Sehingga, diungkapkan dalam rapat dengar pendapat dengan RSUD. “Bukan hanya masyarakat yang terdampak dengan masalah iuran BPJS Kesehatan, juga pegawai RSUD dr. Mohamad Saleh,” ujar anggota Komisi III, Mahrus Ali, Rabu 16/10.
Menurutnya, 3-4 bulan JM pegawai RSUD belum terbayar. “Jika mencari solusi, apakah bisa dirembuk bareng untuk dilakukan kerja sama dengan perbankan. Jika ide ini disambut baik, bagaimana dengan pengaturannya, eksekutif lebih tahu peraturannya,” katanya.
Plt Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh Rubiyati menjelaskan, berkaitan dengan tertundanya pembayaran JM itu, pihaknya telah membayar terlebih dahulu menggunakan anggaran dari pasien umum sampai Juli. “Dengan BPJS memang belum, sampai tanggal 10 Oktober, klaim bulan Juni-Agustus sekitar Rp 17,7 miliar belum dibayar,” ungkapnya.
Dampaknya, pembayaran JM sudah tertunda selama 3 bulan sampai kondisi keuangan RSUD kritis. Menurutnya, kondisi ini sudah disampaikan kepada Wali Kota. “Terkait dana cadangan ke bank, kami bersama Wali Kota sudah rapat dengan BPJS Kesehatan di Pasuruan pada tanggal 10 kemarin. Wali Kota tidak berkenan dengan utang bank. Karena rumah sakit yang diutangi, kok malah rumah sakit yang berutang. Seharusnya, BPJS yang berutang,” jelasnya.
Akhirnya, manajemen RSUD mendatangi kantor BPJS Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Namun, dalam perjalanan klaim BPJS Kesehatan untuk RSUD cair. “Alhamdulillah, saat dalam perjalanan klaim BPJS diberikan sekitar Rp 5,1 miliar. Harapan kami, minggu ini jasa medis untuk Juli sudah dibayarkan,” tuturnya.
Rubiyati menjelaskan, saat ini masih menata keuangan RSUD, mengingat kebutuhannya cukup besar. Seperti untuk obat menghabiskan Rp 2 miliar per bulan, belum lagi dengan makanan untuk pasien. “Wali Kota juga menyampaikan, Pemkot Probolinggo mendukung program UHC, termasuk dengan membayarkan iuran,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dalam rangka meningkatkan pelayanan, managemen rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Moh Saleh Kota Probolinggo terus memperbaiki kualitas dan pelayanannya. Belakangan ini, rumah sakit yang terletak di jalan Mayjend Panjaitan Kota Probolinggo itu menambah tenaga dokter spesialis. “Kami menambah dokter spesialis jantung dan dokter spesialis orthopedi, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, “tandasnya.
Penambahan dokter tersebut sudah dilaksanakan sejak bulan Juni 2019 lalu. Sehingga, saat ini RSUD dr Moh Saleh telah memiliki dua dokter spesialis jantung. Serta 2 dokter spesialis orthopedi. Selain menambah dokter spesialis, lanjut dr Ruby, managemen RSUD dr Moh saleh juga memiliki beberapa terobosan baru. Rencananya, dalam waktu dekat RSUD Dr.Moh Saleh akan menerapkan sistem pendaftaran secara online. “Saat ini masih proses pengerjaan dan uji coba,” lanjutnya.
Dr Rubiyati mengungkapkan, dulu keluarga pasien biasanya mendaftar secara manual. Sehingga, sering terjadi antrian dan pasien tidak dapat ditangani secara langsung. Dengan menerapkan pendaftaran secara online, keluarga pasien cukup mendaftarkan keluarganya yang sakit dengan menggunakan android yang mereka miliki. “Jadi, sesampainya di ruang IGD pasien langsung bisa di tangani oleh para tenaga medis, “tandasnya.
Dengan diterapkannya pendaftaran secara online, Dr Ruby berharap masyarakat dapat memanfaatkan androidnya untuk mendaftar guna mempercepat penanganan pasien. Selain itu, masyarakat dapat mengetahui ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. “Untuk mengetahui ketersediaan, bisa diakses di view Probolinggo,”tambahnya.(Wap)

Tags: