RPS Kabupaten sampang Belum Penuhi Daya Tampung Klien

RPS Kabupaten sampang Belum Penuhi Daya Tampung Klien

Sampang, Bhirawa
Kondisi Rumah Perlindungan Sosial (RPS) di Kabupaten Sampang, masih belum bisa menampung para penghuni atau klien yang dititipkan sementara bagi warga terlantar atau agar yang memiliki persoalan sosial. Para klien yang dititipkan masih tercampur satu rumah dengan masalah yang berbeda-beda.
RPS Kabupaten Sampang yanh berada di jalan Mutiara, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, masih relatif kecil yang terdiri dari 4 ruang, yakni bekas rumah dinas pejabat Pemkab Sampang.
Ainur Rosyid salah satu staf Dinas Sosial saat ditemui di lokasi RPS, menjelaskan memang kondisi RPS saat ini masih kurang daya tampungnya dari sisi sarana dan prasarana yang ada.
Bangunan tersebut bekas rumah dinas yang difungsikan sebagai RPS sejak 2016 lalu. Meski demikian Ainur mengaku pihaknya tetap memberikan pelayanan terhadap klein yang ada seoptimal mungkin..
“Adapun saat ini penghuni RPS ada 6 orang, 4 orang dengan ganguan jiwa (ODGJ), 1 orang lansia terlantar tanpa identitas, dan 1 anak bermasalah hukum (ABH) yang dititipkan, sedangkan petugas jaga ada 6 orang kita tempatkan berjaga selama 24 jam secara bergantian, dan 1 orang petugas kebersihan”.jelasnya, Selasa (3/9).
Sementara di tempat yang sama, Yunus salah satu anggota forum Sampang Sehat (FSS) Kabupaten Sampang, mengatakan RPS di Kelurahan Banyuanyar menjadi salah satu lokasi lulus administrasi Kabupaten Sehat, yang dalam waktu dekat akan dinilai langsung tim Pusat sebagai katagori tatanan kehidupan sosial yang sehat.
“Kami dari FSS berharap semua stakeholder mulai dari OPD dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung suksesnya Kabupaten Sehat,” tegasnya.
Terkait kondisi RPS di Jalan Mutiara, memang ada beberapa catatat yang kita rekomendasikan terhadap OPD terkait, mulai dari kebersihan lingkungan dan beberapa sarana yang harus diperbaiki, diantaranya wadah bak sampah dan kondisi drainase di depan RPS.
Lanjut Yunus kondisi ketebatasan ruang tampung, menjadi PR bersama untuk dibenahi, agar lebih mudah menemparkan para klein yang ditampung dengan masalah sosial yang berbeda-beda.(lis)

Tags: