Ribuan Rumah Warga Pasuruan Terkepung Banjir

Sejumlah warga menerobos genangan banjir hingga mencapai 80 sentimeter di Desa Kedawung Kulon, Kabupaten Pasuruan Kamis (21/3). [hilmi husein]

BPBD Lakukan Evakuasi
Kabupaten Pasuruan, Bhirawa
Banjir akibat dari tingginya curah hujan di wilayah hulu hingga hilir serta pasangnya air laut membuat ribuan rumah di 3 kecamatan terendam banjir setinggi 50cm hingga 1,5 meter. Bahkan di Kecamatan Grati ketinggian air mencapai 1meter hingga 1,5 meter.
“Ketinggian air banjir di rumah kami di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati mencapai 1,5 meter lebih. Sehingga kami mengungsi ke tetangga. Air banjir masuk sekitar pukul 24.00 dini hari,” kata Rodiah, warga setempat, Kamis (21/3).
Selain itu, jalur transportasi yang menghubungkan Kecamatan Grati dan Winongan yang juga merupakan jalur alternatif dari Probolinggo menuju Purwosari, lumpuh total, sejak pukul 04.00.
Warga hanya berharap kepada pemerintah supaya segera menomalisasi sungai yang berada di area Desanya. Yakni sungai dari Winongan menuju aliran sungai Rejoso.
“Roda perekonomian warga Kedawung Kulon dan Kedawung Wetan lumpuh total. Selain permukiman warga, jalur transportasi juga terendam banjir antara 40-70 sentimeter. Ini karena banyaknya endapan lumpur yang berada di Sungai Rejoso. Makanya kami meminta kepada pemerintah daerah supaya secepatnya menormalisasi sungai. Agar banjir seperti ini tak menghantui kami sebagai warga,” cetus Makruf, warga Kedawung Kulon lainnya.

Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan saat membawa perahu karet menuju lokasi banjir setinggi 1,5 meter di Desa Kedawung Kulon

Tak hanya merendam ribuan rumah dan melumpuhkan jalur transportasi alternatif, sejumlah sekolah di kawasan Kedawung Kulon dan Kedawung Wetan diliburkan. Hal itu lantaran selain jalan ke lokasi sekolah banjir, sebagian besar siswa rumahnya kebanjiran.
Hingga berita ini diturunkan pada Kamis (21/3) sore, terdapat ribuan rumah masih terendam banjir yakni Kecamatan Grati dan Rejoso. Ketinggian air rata-rata antara 25-40 sentimeter. Termasuk pula jalur alternatif yang menghubungkan Probolinggo menuju Purwosari kondisinya masih tergenagi air banjir. Kondisi air bisa kembali naik karena di lokasi terdampak banjir masih tertutup awan gelap dan berpotensi hujan deras.
Sementara itu banjir masih menggenangi wilayah Pasuruan Timur. BPBD Kabupaten Pasuruan mengerahkan sejumlah perahu karet untuk mengevakuasi para korban banjir yang membutuhkan bantuan di wilayah Kedawung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan
Evakuasi dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penyelamatan korban yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Rejoso. Total ada 4 perahu yang diturunkan. “Saat banjir tiba, petugas kami bersama relawan turun ke lapangan di Desa Kedawung Wetan dan Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. Termasuk pula menurunkan 4 perahu karet untuk membantu evakuasi korban banjir,” tandas Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bhakti Jati Permana di lokasi banjir di Desa Kedawung Kulon, Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/3).
Selain mengerahkan relawan dan perahu karet, ia juga membagikan bantuan logistik makanan kepada ratusan korban banjir di wilayah Grati. “Posko kesehatan sudah kami dirikan dilokasi area terdampak banjir. Demikian, juga dapur umum sudah kami dirikan langsung,” tandas Bhakti Jati Permana. [hil]

Tags: