Renovasi Masjid Istiqlal Dianggarkan Rp465 Miliar

Jakarta, Bhirawa
Masjid Agung Istiqlal di Jakarta yng sudah berusia 58 tahun, akan direnovasi dengan biaya sekitar Rp 465,4 miliar. Masjid Istiqlal dibangun selama 17 tahun. Yakni dari tahun 1961 di jaman Presiden Soekarno dan baru rampung pada 1978 di jaman Presiden Soeharto. Renovasi akan dilaksanakan Ditjen Cipta Karya KemenPUPR dengan kontraktor PT Waskita Karya (Persero).
“Mesjid Istiqlal ini disain oleh F Silaban.Sengaja dbangun berdekatan dengan Gereja Katedral, merupakan simbol kerukunan berAgama di Indonesia. Menjadikan Istiqlal sebagai Masjid Negara Republik Indonesia,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimulyono pada penandatanganan kontrak renovasi, Kamis (16/5) kemarin.
Hadir Menag Lukman Hakim Saifudin, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, ImamBesar Istiqlal Nasarudin Umar, Dirjen Cipta Karya KemenPUPR Danis Hidayat Sumadilaga.
Disebutkan Menteri Basuki, desain renovasi arsitektur akan menerapkan prinsip minimalis dengan mempertimbangkan keberadaannya di kawasan beriklim tropis. Dalam pelaksanaan renovasi ada 3 zona yng nantinya menjadi fokus penataan dan renovasi. Yaitu zone utama sebagai area kegiatan masjid dan kegiatan sosial. Lalu zona pendukung sebagai penunjang pedestrian berupa taman dan plaza publik. Ketiga zona publik.
Menurut Danis Hidayat,pelaksana an renovasi selama 300 hari kalender melalui kontrak tahun jamak (2019- 2020). Kontraktor yang akan melaksa nakan kegiatan PT Waskita Karya dengan manajemen kontruksi PT Virama Karya. Lingkup kegiatan meliputi, penataan ulang kawasan pada plaza dan gerbang. Juga area masjid, mihrab, koridor, toilet, dsb. Sementara Kemen Lingkungan Hidup akan mengerjakan perbaikan limbah di kawasan masjid. [ira]

Tags: