Razia Hotel Diduga Bocor, Polres Malang Tak Temukan Tamu Berbuat Maksiat

Kabag Ops Polres Malang Kompol Sunardi bersama anggotanya saat melakukan razia hotel dan losmen di wilayah Kec Kepanjen, Kab Malang

Kab Malang, Bhirawa
Untuk memberikan kekusyukan pada umat muslim di wilayah Kabupaten Malang dalam melakukan ibadah puasa, maka anggota Kepolisian Resort (Polres) Malang menggelar razia di sejumlah hotel kelas melati dan losmen di wilayah Kecamatan Kepanjen, kabupaten setempat.
Meski pun anggota Kepolisian melakukan razia disejumlah hotel dan losmen, namun tidak mendapati satupun tamu yang mengkonsumsi minuman keras (miras) dan pasangan mesum atau bukan suami isrti. Sehingga dalam razia tersebut diduga bocor terlebih dahulu.
Menurut, Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Malang Kompol Sunardi, Kamis (9/5), disela-sela melakukan razia hotel dan losmen di wilayah Kepanjen, bahwa pihaknya sudah mendatangi beberapa hotel kelas melati dan losmen, tapi pihaknya tidak mendapati target pasangan mesum dan tamu yang mengkonsumsi miras. “Dalam razia tersebut, pihaknya telah melibatkan 40 orang personel Polisi, dan sudah menyisir disejumlah hotel dan losmen, tapi tidak menemukan target,” ungkapnya.
Dijelaskan, kegiatan razia ini dalam rangka menciptakan suasana kondusif atau cipta kondisi di bulan puasa suci Ramadhan. Hal ini untuk menjaga kekusyukan umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa. Sehingga razia ini akan kita lakukan secara rutin selama bulan puasa. Sehingga selama bulan Ramadhan tidak dikotori dengan kegiatan-kegiatan maksiat, diantaranya melakukan perbuatan mesum, miras, dan yang melanggar norma-norma agama lainnya.
“Kami telah menduga, jika razia yang kami lakukan ini telah bocor terlebih dahulu. Dan itu dibuktikan, tidak ada satu pun tamu hotel dan losmen yang kedapatan melakukan perbuatan mesum, serta mengkonsumsi miras,” tutur Sunardi.
Tentunya, lanjut dia, dengan razia yang kita lakukan tidak mendapatkan tamu hotel dan losmen melakukan maksiat, maka dirinya sangat kecewa. Karena ada dugaan sudah bocor terlebih dahulu sebelum kita melakukan razia. Meski pada hari ini, razia yang kita lakukan tidak menemukan apa-apa, tapi dikemudian hari pasti akan mendapatkan target.
“Sebab, razia tidak hanya berhenti disini, tapi razia terus akan kita gelar selama bulan suci Ramadhan secara berkala dan continue. Dan mengingat, di Kabupaten Malang ini angka perceraian dan hamil diluar nikah sangat tinggi,” tandas Sunardi, yang pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Malang. [cyn]

Tags: