Razia Gabungan, Petugas Kabupaten Tuban Hanya Mampu Bawa BB

Petugas habungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Kabupaten Tuban saat melakukan razia pada kaffe yang disinyalir menjual barang haram.

Tuban, Bhirawa
Tidak mengindahkan peringatan dari Pemkab, tempat karaoke illegal yang berada di pinggir sawah, tepatnya di Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban, kembali menjadi target operasi petugas gabungan, dari Satpol PP, TNI dan Polisi, Rabu (26/6) malam.
Tak hanya tempat-tempat karaoke yang tidak berizin, petugas juga menyisir sejumlah tempat yang di sinyalir menjual Minuman Keras (Miras) jenis Arak.
Seperti yang disampikan oleh Kasi Pengendali Satpol PP Kabupaten Tuban, Joko Herlambang, Cafe milik Setyo Nurani (42) warga Kelurahan Baturetno, Kecamatan setempat ini sudah beberapa kali di grebek petugas. Namun, namun pemilik tidak kapok, yang mana di dalam kaffe itu ditemukan oplosan Miras Arak.
“Barang bukti (BB) peralatan karaoke tidak kita amankan, karena pemilik sudah berjanji tidak mengulanginya lagi, maka kita hanya melakukan pembinaan,” kata Joko kepada awak media, Kamis (27/6/2019).
Di tempat lain, tepatnya di Kelurahan Doromukti, petugas juga mendapati sejumlah warung yang menjual oplosan miras. Sehingga, pihaknya melakukan pembinaan kepada pemilik warung, agar tidak mengulanginya kembali.
“Razia ini berdasarkan laporan dari masyarakat, yang merasa resah atas keberadaan tempat-tempat itu,” katanya.
Tak hanya Miras, petugas juga menemukan pil yang sudah dalam kemasan bungkus plastik, di daerah Manunggal. Di duga pil tersebut sejenis dengan karnopen atau double L. Namun, sialnya, orang yang berada ditempat itu, tidak ada yang mengakui barang tersebut . Sehingga petugas hanya membawa barang bukti saja.
“Ya tadi ditemukan pil yang mengkin sejenis karnopen, tapi tidak ada yang mengakui barang ini,” terangnya.
Operasi rutin ini, akan terus dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat bumi wali. (Hud)

Tags: