Puluhan Pejabat Pemerintah Kabupatan Malang Pergi ke Rusia

Perajin batik tulis di Kabupaten Malang butuh bantuan dalam mengembangkan dan meningkatkan produksinya

(Hadiah Pemenang Lomba Batik Tak Diberikan)

Kab Malang, Bhirawa
Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang lawatan ke negara Rusia, yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Didik Budi Muljono, yang diikuti 19 orang dari pejabat dibeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Padahal, Pemkab Malang masih belum menyerahkan uang hadiah kepada para pemenang kepada  Lomba Batik Tulis, yang seharusnya diberikan pada tahu lalu.
Terkait hadiah lomba batik tulis yang belum diserahkan ke para pemenang oleh Pemkab Malang, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malangh HM Sanusi, Minggu (15/9), kepada wartawan mengaku, bahwa hadian bagi pemenang Lomba Batik Tulis yang digelar Pemkab Malang pada 2018 lalu, sudah siselesaikan. Bahkan, dirinya juga sudah memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten dan Dinas Koperasi dan UMKM selaku Panitia HUT Hari Jadi Kabupaten Malang 2018 ke 1258 agar segera menyerahkan uang hadiah tersebut.
“Saya sudah perintahkan untuk segera menyelesaikan masalah hadiah pemenang Lomba Batik Tulis. Sebab, kas keuangan Pemkab Malang saat terdapat Rp750 miliar, masak uang hadiah pembatik belum diserahkan,” ujarnya. .
Sedangkan soal lawatan para pejabat Pamkab ke Rusia dibenarkan oleh Pelaksana Tugas Bupati Muhammad Sanusi. “Ya benar, Pak Sekda dan sejumlah pejabat studi banding ke Rusia, kalau gak salah sejak 10 September sampai 21 September 2019,” kata Sanusi.
Disisi lain, ketika ditanya wartawan terkait lawatan para pejabat Pamkab Malang ke Rusia telah dibenarkan Plt Bupati Malang HM Sanusi, bahwa Sekda Kabupaten Malang Didik Budi Muljono telah melakukan studi banding ke Rusia, dan mereka berangkat bersama beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Malang. Mereka berangkat pada tanggal 10 September 2019, dan kembali ke Malang pada 21 Sepetember 2019.
Ditempat terpisah, Perajin Batik Tulis Wong Ngantang, Desa Pandasari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Heru Tofan sangat menyayangkan lawatan Sekda Kabupaten Malang dan jajarannya ke Rusia. Padahal, hadiah pemenang Lomba batik Tulis jumlahnya tidak seberapa dibandingkan biaya akomodasi ke Rusia. Namun, bagi perajin batik tulis uang hadiah sebesar Rp 10 juta sangat berharga bagi perajin. “Meski uang hadiah kecil, tapi Pemkab Malang hingga satu tahun berjalan belum juga memberikan uang hadiah kepada para pemenang Lomba Batik Tulis,” ungkapnya.
Menurutnya, para perajin hingga kini belum ada konfirmasi dari Pemkab Malang terkait kapan hadiah uangpemenang Lomba Batik Tulis itu diberikan. Sementara, pejabat Pemkab Malang lawatan ke Rusia dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sehingga hal ini yang membuat kesal para perajin batik tulis, karena hanya diberikan janji-janji manis saja. Dan perwakilan perajin batik tulis sudah berkali-kali menanyakan haknya melalui Camat Ngantang saat itu dijabat Eru Suprijanbodo. Bahkan, para perajin juga pernah mendatangi Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Malang.
“Namun, para perajin itu sia-sia menanyakan ke Camat maupun ke Dinas Koperasi dan UMKM, karena tidak membawa hasil. Sehingga penantian para perajin kini sudah mencapai satu tahun,” tegas Heru.
Hadiah yang dijanjikan bagi pemenang Lomba Batik Tulis, jelas dia, untuk juara pertama memperoleh Rp 10 juta, juara dua Rp 7,5 juta, dan juara tiga Rp juta. Sedangkan Lomba Batik Tulis itu digelar dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Malang yang ke 1258, di tahun 2018. Sementara, Hari Jadi Kabupaten Malang 2019 yang ke 1259 dua bulan lagi atau pada 28 November 2019 akan kembali diperingati. Tapi belum ada tanda-tanda pemenang lomba menerima uang hadiah yang dijanjikan Pemkab Malang.
“Jangankan uang yang dijanjikan, sertifikat saja belum terima. Karena uang hadiah itu sangat berarti untuk pembinaan para pembatik. Selain itu, uang hadiah itu juga sebagai penyemangat para perajin untuk bisa meningkatkan produksi batik tulis yang dibautnya,” Pungkas Heru.[cyn]

Tags: