Puluhan Kursi Eselon II Kosong, Bupati Situbondo Tunggu Rekom dari KASN

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto usai meresmikan penggunaan gedung auditorium milik SMPN 1 Panji baru baru ini. Bupati didampingi Akhmad Suryadi dan MA Junaidi. sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Hingga Agustus 2019 ini, tercatat ada puluhan kursi jabatan eselon II ,setingkat Kepala Dinas/Kepalan Badan yang masih kosong.
Selain karena sebagian besar memasuki masa purna tugas, sebagian lagi karena meninggal dunia seperti menimpa Ir H Agus Fauzi Msi, Asisten I Setdakab yang membidangi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, pada Kamis (22/8) lalu.
Menghadapi kondisi banyaknya kursi Kepala Dinas (Kadis) dan Kepala Badan (Kaban) yang kosong, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto masih yakin pelayanan kepada masyarakat berjalan normal seperti biasanya.
Meski hanya dijabat seorang Plt (Pelaksana Tugas), kata Bupati dua periode itu, ia tetap optimis semua pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar.
“Soal pengisian jabatan eselon II sampai saat ini saya masih menunggu jawaban proses rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” ungkap Bupati Dadang, saat ditanya usai bertemu Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadiisperdagin) Kabupaten Situbondo Hj Tutik Margiyanti di kantornya Senin siang (26/8) kemarin.
Bupati Dadang hingga saat ini mengaku terus intens memantau sosok PLT yang ditempatkan diberbagai SKPD di lingkungan Pemkab Situbondo.
Dari hasil pemantauan tersebut, kupas Bupati Dadang, keberadaan fungi SKPD dibawah kendali PLT masih berjalan seperti biasa. Jika ada komplain karena tidak adanya Kadis atau Kaban definitif, Bupati Dadang meminta masalah yang dipersoalkan agar disampaikan secara jelas.
“Sehingga nanti bisa diketahui dengan jelas apa sumber masalahnya. Apakah karena sesuatu sehingga bisa berpengaruh droup pada OPD tersebut,” tutur Bupati Dadang yang enggan menjelaskan apa yang dimaksud droup tersebut.
Masih kata Bupati Dadang, secara pasti apa yang ditunggu dari KASN adalah persoalan administrasi semata dan bukan persoalan yang lain.
Bupati Dadang juga memastikan, jawaban dari KASN tersebut tidak akan memakan waktu yang sangat panjang. “Ya kalau tanya waktunya sampai kapan ya paling sebentar lagi. Artinya tidak akan terlalu lama,” pungkas Bupati Dadang.
Catatan Bhirawa menyebutkan, OPD yang hingga kini masih belum memiliki pimpinan definitif diantaranya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Dinas Perumahan dan Permukiman Daerah (DPPD); Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol); Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA); Sekretaris DPRD.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah; Asisten I (Bidang Pemerintahan dan Kesra); Asisten II (Bidang Pembangunan dan Ekonomi) serta dua jabatan Staf Ahli Bupati. Sementara itu yang akan segera memasuki pensiun pada tahun 2019, satu diantaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Drs Suradji. [awi]

Tags: