Proses Pengaduan THR Terus Berlangsung

Foto: ilustrasi

Pemprov Jatim, Bhirawa
Sebanyak 21 pengaduan tunjangan hari raya (THR) keagamaan yang masuk ke Posko Pengaduan THR Disnakertrans Jatim, hingga kini masih terus berproses. Beberapa pengaduan diantaranya sudah terbayarkan, namun masih ada yang belum terbayarkan.
Kepala Disnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo menyampaikan, pada prinsipnya seluruh pengaduan pasti tindak lanjuti tim pengawas ketenagakerjaan Disnakertrans Jatim. “Jika ada yang belum clear maka segera ditindaklanjuti dan dikeluarkan nota pemeriksaan oleh pengawas,” ujarnya, kemarin.
Dari data yang dirilis Disnakertrans Jatim, ke 21 perusahaan tersebut diantaranya seperti CV SL di Surabaya dipermasalahkan karena besaran THR tidak sesuai ketentuan, akhirnya diselesaikan dan terbayarkan sesuai ketentuan.
PT PBSS di Surabaya, aduan pengusaha tidak membayarkan THR, namun setelah didatangi tim Disnakertrans Jatim akhirnya diketahui THR telah terbayarkan. Namun, pekerja terkait pengaduan tersebut ternyata tidak ada hubungan kerja dengan perusahaan sehingga tidak berhak atas THR.
Adanya PT SAKI di Surabaya, namun berkantor pusat Sragen itu, juga tengah mendapatkan aduan dari karyawannya, dan permasalahan tersebut kini telah dialihkan ke Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah.
Ada juga beberapa perusahaan yang diadukan masalah THR, ternyata pekerja yang mengadukan permasalahan tersebut sedang dalam perselisihan PHK atau menunggu hasil penyelesaian perselisihan.
Disnakertrans Jatim juga memberikan kelonggaran pada perusahaan seperti PT DCPP di Gedangan Sidoarjo untuk memberikan THR pada karyawannya dengan cara dicicil, dikarenakan perusahaan tersebut kondisi keuangan belum memungkinkan.
Kendati demikian, Disnakertrans juga tetap akan melakukan pengawasan terhadap perusahaan tersebut hingga memenuhi kewajiban membayarkan THR tetap sesuai ketentuan, dan yang telah diperjanjikan oleh perusahaan tersebut. [rac]

Tags: