Produksi Teh Wonosari Lawang Kabupaten Malang Naik 800 Ton

Perkebunan Teh Wonosari PTPN XII, Kec Lawang, Kab Malang yang telah menghasilkan ratusan ton daun teh

Kab Malang, Bhirawa
Produksi teh yang dihasilkan Kebun Teh Wonosari yang berada di wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, yang saat ini dikelola oleh Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XII, tahun 2019 ini telah berhasil memproduksi teh seberat 800 ton. Sedangkan kebun teh yang dikelolanya itu, luasnya mencapai 550 hektar.
Menurut, Manager Kebun Teh Wonosari PTPN XII Nelson Limbong, Minggu (28/4), kepada wartawan, teh yang kita produksi, tidak hanya dijual di wilayah Indonesia saja, tapi juga kita ekspor ke berbagai negara, seperti ke China, Jepang, Belanda dan sejumlah negara-negara Eropa lainnya. “Kebun teh yang kita kelola ini, di tahun ini ada kenaikan sebesar 15 persen, jika dibandingkan tahun 2018,” kata dia.
Dijelaskan, di tahun lalu, Kebun Teh Wonosari menghasilkan 650 ton daun teh, sehingga di tahun ini ada kenaikan produksi teh seberat 800 ton. Sedangkan produksi teh inibisa memanen seberat itu, hal itu tergantung iklim. Sebab, saat ini iklim di wilayah Kabupaten Malang tidak menentu, sehingga untuk memanen daun teh bisa mencapai ratusan ton, tergantung cuaca. Karena jika cuacanya bersahabat atau bagus hasil panen teh bisa memenuhi target, dan sebaliknya jika cuacanya tidak bersahabat, maka hasil panen teh akan menurun.
“Sebab, cuaca sebagai penentu dalam mempengaruhi hasil produksi teh. Meski cuaca sedang jelek, hal itu bisa kita atasi semaksimal mungkin. Apalagi untuk memprediksi cuaca atau iklim kan juga susah, tapi untuk tahun 2019 ini ada peningkatan signifikan produksi teh yang kita hasilkan,” terang Nelson.
Dia juga menjelaskan, produksi teh yang dihasilkan Kebun Teh Wonasari seberat 800 ton, 2-3 persen kita produksi untuk kebutuhan dalam negeri, yang sisanya kita ekspor. Sedangkan Teh Wonosari sendiri sudah dikenal dipenjuru tanah air, dan bahkan juga diberbagai negara. Dan brand Teh Wonosari ini dikenaldengan Teh Rollas.
Sementara, Nelson melanjutkan, teh kualitas ekspor, kita jual bervariatif per kilogramnya. Begitu juga teh yang kita produksi untuk dalam negeri, harga per kilogramnya juga bervariatif. “Yang jelas, Teh Wonosari sudah memiliki branded, dan sudah memiliki kelas sendiri di mata pecinta teh, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ungkapnya. [cyn]

Tags: