Prestasi SMAN 1 Prajekan, Bondowoso

Mocammad Zainur Rahman Asidiqy, Anies Firdyanti Kusuma dan Firman Mulya Ramadhan didampingi guru pembina Anita Dian Sukardi SPd, MPd saat menerima piala dan penghargaan juara 1 LKTI tingkat nasional di Malang. [sawawi]

Angkat Kearifan Lokal, Raih Juara 1 LKTI Nasional UNM
Bondowoso, Bhirawa
SMAN 1 Prajekan Bondowoso atau biasa dikenal dengan sebutan SMAPRA terus mengukir prestasi di tahun ajaran 2019 ini. Salah satunya adalah tiga siswa SMAPRA mampu meraih juara 1 dalam lomba karya tulis ilmiah dan esai nasional (LKTI) yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang (UNM). Keberhasilan ini diraih karena ketiganya selalu disiplin saat mengikuti lomba serta tekun dalam mengikuti arahan dari guru pembina.
Kepala Sekolah (Kasek) SMAPRA Drs Misyari A Ghani mengatakan, keberhasilan ini dicapai tidak hanya sekali saja, sebelumnya siswa siswi terbaiknya juga berhasil meraih juara dalam lomba yang sama yang diadakan Universitas Abdurahman Saleh (Unars) Situbondo. Sebagai Kasek, aku Misyari, ia terus memberikan dorongan dan motivasi agar siswa siswinya terus berkarya guna meraih prestasi di tingkat Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jatim dan nasional. “Saya terus mendukung para siswa untuk ikut dalam berbagai lomba dan event sehingga kedepan terus dikenal luas masyarakat Bondowoso,” ujar Misyari.
Masih kata Misyari, para siswa yang berhasil mengukir prestasi tingkat nasional diantaranya Mocammad Zainur Rahman Asidiqy, Anies Firdyanti Kusuma dan Firman Mulya Ramadhan. Ketiga siswa andalan SMAPRA itu, sambung dia, mengangkat tema ‘Kearifan Lokal Wisata Alam Betoh So’on (Stonehenge Van Java) serta pengaruhnya pada tingkat perekonomian Masyarakat Desa Solor Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso. “Ketiga siswa ini didampingi guru pembina bernama Anita Dian Sukardi Sukardi SPd, MPd. Dengan tema ini tim juri sangat tertarik dengan paparan siswa SMAPRA sehingga memberi nilai terbaik sebagai juara pertama,” ujar Misyari.
Disisi lain, Anita Dian Sukardi SPd, MPd, sangat bangga dengan capaian tersebut karena berhasil meraih juara terbaik tingkat nasional. Kata Dian-panggilan karib Anita Dian Sukardi-kedepan ia akan terus memberikan arahan serta dukungan kepada tiga siswa tersebut agar terus mengasah kemampuannya sehingga bisa meraih juara yang lebih tinggi lagi. “Saya ikut bersemangat memberikan arahan kepada tiga siswa terbaik itu agar bisa mempertahankan prestasinya. Selain itu saya optimis ketiganya akan kembali berprestasi diajang atau lomba yang lain,” papar Dian.
Guru mata pelajaran (mapel) Biologi itu berharap kegiatan ekstra KPIR melalui karya tulis ilmiah dapat lebih eksis dalam upaya menumbuhkan budaya menulis pada generasi muda khususnya kepada siswa SMAN 1 Prajekan Bondowoso. Selain itu, aku Dian, dengan pandai menulis karya ilmiah dapat menciptakan generasi milenial yang menggembirakan.
“Saya juga optimis siswa siswi SMAN 1 Prajekan yang memiliki keahlian ini kedepan akan mudah dalam meraih cita citanya,” pungkas Dian.

Perkenalkan SMAPRA, Gandeng Siswa SMP Ikuti LKTI
Upaya dan strategi yang dilakukan SMAN 1 Prajekan untuk mendapat simpati calon siswa baru patut ditiru agar kelebihan dan prestasi yang dicapai cepat dikenal oleh kalangan masyarakat didekat SMAPRA. Adalah SMA Negeri 1 Prajekan yang sudah berusia 33 tahun ini mengadakan aneka lomba kepada siswa PAUD, TK, SD dan SMP yang ada di Kecamatan Prajekan Bondowoso. Diantaranya mengadakan lomba mewarnai bagi siswa PAUD/TK, melukis bagi siswa SD serta lomba karya tulis ilmiah (LKTI) bagi siswa jenjang SMP.
Kasek SMAN 1 Prajekan Drs Misyari A Ghani mengatakan, kegiatan aneka lomba digelar dalam rangka untuk memeriahkan hari pendidikan nasional (Hardiknas) 2019 dan HUT SMAPRA ke-33 tahun. Agar meriah, urai Misyari, kegiatan lomba diadakan dengan beberapa kegiatan yakni jalan santai/jalan sehat, mewarnai/melukis mural on board serta lomba membaca shalawat. “Peserta jalan sehat diikuti seluruh siswa SMAPRA dan SD/SMP. Setelah itu acara diteruskan dengan beberapa lomba yang diikuti siswa PAUD/TK/SD. Untuk siswa SD ada tingkat kesulitan yang berbeda,” ujar mantan Kasek SMAN 1 Asembagus itu.
Misyari menegaskan, lomba Karya Ilmiah diadakan karena lebih terarah bagi SMAPRA karena sudah lama dikenal sebagai sekolah adiwiyata di Bondowoso. Kegiatan ini, aku Misyari, merupakan yang pertama diadakan karena bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang SMAPRA. “Kami mengawali lomba dari jenjang siswa PAUD/TK/SD dan SMP. Dengan event ini kami berharap masyarakat sekitar tidak menyekolahkan anaknya ke Kota, karena di Kecamatan Prajelan sudah ada sekolah menengah. Kedepan kami siap bersaing dengan sekolah menengah lain yang ada di perkotaan,” ungkap Misyari.
Sementara itu Anita Dian Sukardi menimpali, selama ini SMAPRA tak hanya dikenal luas sebagai ikon sekolah adiwiyata, melainkan juga dikenal sebagai sekolah prestasi dibidang LKTI, pramuka, cabang olahraga (cabor) karate dan volly ball. “Ada juga beberapa ikon lain dari kegiatan ekstra SMAPRA yang sangat berprestasi. Kalau prestasi akademis kami selalu unggul dibidang karya tulis ilmiah,” pungkas Dian. [awi]

Rate this article!
Tags: